Lampirkan Foto Ketapel dan Anak Panah, Pemuda Asal Bima Diciduk Polisi

Riken Saputra (Pemilik Akun Facebook) diciduk oleh anggota Sat Reskrim Polres Bima Kota.

WARTAMU.ID, Bima (NTB) – Terjadinya beberapa kasus pemanahan misterius di wilayah Kota Bima dan Kabupaten Bima akhir-akhir ini meresahkan sebagian besar warga masyarakat. Di tengah keresahan warga muncul aksi diluar dugaan seorang memosting gambar terkait dengan sejumlah anak panah terbuat dari besi dan ketapel.

Tak berselang lama postingan senjata tajam ketapel dan anak panah yang terbuat dari besi di beranda Medsosnya, Pemilik Akun Facebook Riken Saputra diciduk oleh jajaran anggota SatReskrim Polres Kota Bima. Sabtu, (26/3/2022) .

Riken Saputra (Pemilik Akun Facebook) diciduk oleh anggota Sat Reskrim Polres Bima Kota.

Riken memposting sebuah status dengan caption “Persiapan Malam Minggu”. Dari bahasa captionnya memang tidak bermakna negatif, tidak mengarahkan ke obyek manapun dan idak menyinggung siapapun.

Akan tetapi di lampiran foto yang dimuatnya di dalam postingan tersebut bergambar ketapel dan anak panah dari besi yang biasa digunakan untuk aksi kejahatan.

Baru beberapa saat memposting, statusnya tersebut langsung viral dikomentari dan dibagikan oleh banyak netizen yang menandai beberapa akun milik kepolisian.

Melihat dan menelaah viral nya postingan tersebut, Kapolres Kota Bima AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH. memerintahkan anggotanya mengambil langkah cepat dengan mengamankan pemilik akun Riken Saputra yang diduga pelaku teror panah diwilayah Bima.

“Dengan kejadian itu saya langsung perintahkan anggota untuk segera melakukan tindakan terarah dan terukur”, ungkap Kapolres Bima yang di konfirmasi Wartamu.id, Sabtu Malam 26 Maret 2022.

Kapolres Bima dalam keterangannya tidak akan membiarkan semua jenis kejahatan yang meresahkan warga masyarakat secara luas.

Riken Saputra (Pemilik Akun Facebook) diciduk oleh anggota Sat Reskrim Polres Bima Kota.

Aksi teror panah marak terjadi di wilayah hukum Kota Bima maupun Kabupaten Bima yang mana para pelakunya yang misterius melakukan aksinya dengan berboncengan mengendarai sepeda motor sudah menjadi atensi khusus pihak Polres Bima Kota.

Jika diamati dari postingannya, diduga Riken Saputra adalah salah satu dari oknum pelaku aksi teror panah tersebut.

Sehingga pihak kepolisian langsung bergerak mengamankan Riken guna menelusuri ada atau tidak keterkaitannya dengan aksi teror panah yang telah meresahkan masyarakat dalam sepekan terakhir ini.

Setelah postingannya viral, Riken diduga langsung menghapus status tersebut, hal itu diketahui setelah postingan yang dibagikan tersebut tidak lagi muncul diberanda.

Riken juga sempat memposting status klarifikasi yang menerangkan jika akunnya tekah dibajak.

Riken juga memposting status lainnya yang berisi tentang permintaan maafnya yang tak sengaja memposting status tersebut.

Namun pihak kepolisian dari Polres Bima Kota tidak langsung percaya, sehingga tetap mengamankannya.

Riken Saputra merupakan warga Dusun Nenti Rasa Desa Ntoke Kecamatan Wera Kabupaten Bima dengan nama asli Muhjadi.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH. melalui Wakapolres Kompol Mujahiddin, S. Sos menyebutkan bahwa pelaku diamankan di Mako Polsek Wera Timur.

“Kita amankan dalam rangka mengambil keterangan-keterangan dan motivasinya apa, sehingga semalam personil Polsek Wera Timur bergerak cepat” ujar Mujahiddin.

Mujahiddin menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa menciptakan kondisi kondusif di wilayah masing-masing.

“Jangan ada perbuatan melanggar hukum yang meresahkan warga masyarakat secara luas” ungkap Mujahiddin. Pungkasnya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *