WARTAMU.ID, Makassar – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi menjadi tuan rumah Olympic Ahmad Dahlan VIII (OlympicAD VIII) yang akan digelar pada 12–14 Februari 2026. Launching kegiatan akbar pendidikan Muhammadiyah tersebut dilaksanakan pada 14 September 2025 oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di kampus Unismuh Makassar.
Acara ini dihadiri tokoh-tokoh penting, antara lain Dr. Ir. Abd. Rakhim Nanda, M.T., IPU. selaku Rektor Unismuh Makassar; Prof. Dr. KH. Ambo Asse, M.Ag. Ketua PWM Sulawesi Selatan; Didik Suhardi, Ph.D. Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah; Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D. Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen RI; serta jajaran pimpinan PWM Sulawesi Selatan, PWA Sulsel, Forum Guru Muhammadiyah, dan kepala dinas pendidikan di Makassar. Launching juga diikuti secara virtual oleh PWM, PDM, serta kepala sekolah/madrasah Muhammadiyah se-Indonesia.
35 Mata Lomba Siap Digelar
Ketua Steering Committee OlympicAD VIII, Dr. Baharuddin, M.Pd., melaporkan bahwa akan ada 35 cabang lomba yang dipertandingkan. Ia menegaskan bahwa persiapan terus dimatangkan agar kegiatan berjalan sukses dan menjadi momentum bersejarah karena pertama kali diselenggarakan di luar Pulau Jawa.
Dukungan Penuh Tuan Rumah
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd. Rakhim Nanda, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Unismuh Makassar.
“Kami siap mendukung penuh OlympicAD VIII dan menyambut seluruh peserta dengan sebaik-baiknya. Mari bersama kepala dinas pendidikan kita sukseskan agenda nasional ini,” tegasnya.
Sulsel Sebagai Pusat Syiar Pendidikan
Ketua PWM Sulsel, Prof. Dr. KH. Ambo Asse, menyebut OlympicAD VIII sebagai ajang strategis untuk kaderisasi pelajar Muhammadiyah.
“Sulawesi Selatan dipercaya menjadi tuan rumah adalah kebanggaan. Ini kesempatan besar untuk melahirkan siswa berprestasi, khususnya melalui pendidikan pesantren Muhammadiyah,” ungkapnya.
Harapan Lahirnya Generasi Emas
Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, Ph.D., menargetkan 11.000 peserta akan ambil bagian dalam OlympicAD VIII. Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan.
“OlympicAD bukan hanya lomba, tetapi juga sarana silaturahmi dan berbagi pengalaman. Mari kita wujudkan pelajar Muhammadiyah yang unggul dan berakhlak mulia untuk Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Dukungan Pemerintah dan Penguatan Mutu
Dirjen PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, Ph.D., menekankan bahwa OlympicAD harus menghasilkan kompetisi berkualitas dengan soal-soal yang mendalam, guna melahirkan generasi unggul.
“OlympicAD VIII harus menjadi inspirasi bagi sekolah dan madrasah lain, sekaligus mempererat persahabatan antar pelajar Muhammadiyah,” jelasnya.
Pendidikan Muhammadiyah Merata di Seluruh Indonesia
Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya OlympicAD di kawasan timur Indonesia.
“OlympicAD adalah ajang silaturahmi, saling berbagi praktik baik, dan memperkuat prestasi pendidikan Muhammadiyah. Dengan semangat, kita bisa mencetak generasi berprestasi tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, OlympicAD VIII di Unismuh Makassar diharapkan menjadi ajang prestasi pelajar Muhammadiyah sekaligus memperkuat posisi pendidikan Muhammadiyah sebagai pilar kemajuan bangsa.










