Mahasiswa KKN UAD Dorong Potensi UMKM RW 10 Tegal Kemuning Melalui Tiktok Dan Peta UMKM

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif-102 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) unit V.C.1 Tahun 2025

Wartamu.id, Tegal Kemuning – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif-102 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) unit V.C.1 Tahun 2025 melaksanakan program kerja unggulan yang berfokus pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui platform TikTok serta pembuatan Peta Fisik UMKM di RW 10 Tegal Kemuning, Kelurahan Tegalpanggung, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta.

Lebih dari 10 UMKM berada di kawasan ini dengan masih terbatasnya branding dan promosi di media sosial menjadi salah satu tantangan yang dihadapi, sehingga potensi usaha yang ada belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat luas.

Melalui salah satu program kerja sosialisasi dan pelatihan “pentingnya branding UMKM” yang dilaksanakan pada Selasa (11/11/2025), mahasiswa KKN menginisiasi program penguatan branding UMKM RW 10 Tegal Kemuning melalui pemanfaatan media sosial TikTok serta penyusunan peta UMKM, yang disambut dengan penuh antusias oleh warga. Program ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan daya saing usaha di era digital.

KKN Alternatif-102 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program kerja unggulan

Ketua KKN Alternatif-102 UAD, Athaya, menjelaskan bahwa TikTok dipilih sebagai media utama promosi karena dinilai efektif dalam menjangkau berbagai kalangan masyarakat.

“TikTok memiliki jangkauan yang sangat luas dan dekat dengan keseharian masyarakat saat ini. Melalui konten video singkat, UMKM di RW 10 ini dapat memperkenalkan produknya dengan cara yang lebih menarik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa KKN tidak hanya berfokus pada pembuatan konten, tetapi juga melakukan pendampingan dasar terkait branding dan promosi digital kepada pelaku UMKM. Pendampingan tersebut meliputi pengambilan gambar sederhana, penyusunan konsep konten dalam jadwal konten, hingga penulisan caption yang informatif dan persuasif.

Selain branding digital, mahasiswa KKN juga merealisasikan pembuatan Peta UMKM RW 10 Tegal Kemuning. Peta ini disusun dalam bentuk papan besi dan dipasang di lokasi strategis wilayah RW 10 pada Minggu (21/12/2025), sehingga dapat diakses secara langsung oleh warga maupun pendatang. Peta UMKM memuat informasi persebaran lokasi usaha, jenis produk, serta identitas UMKM yang ada di RW 10 Tegal Kemuning.

BACA JUGA :  Rangkaian Dies ke-42 UWM: Gelar Wayang Dua Hari Bersama Disbud DIY

Pak Chandra selaku ketua RW 10 Tegal Kemuning menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN Alternatif-102 UAD Tahun 2025. Menurutnya, program pembuatan peta UMKM dan promosi melalui TikTok memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mengenalkan potensi usaha lokal secara lebih luas dan berkelanjutan.

Program penguatan branding UMKM ini mendapat respons positif dari warga dan pelaku usaha. Kehadiran mahasiswa KKN dinilai memberikan motivasi baru bagi pelaku UMKM untuk mulai memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Warga juga melihat program ini sebagai langkah awal untuk memperkenalkan UMKM RW 10 Tegal Kemuning ke masyarakat yang lebih luas.

Selain warga dan pelaku usaha, program ini juga di dukung oleh dosen pembimbing lapangan Ibu Avanti Vera Risti Pramudyani, S.Pd., M.Pd. “Program kerja ini merupakan salah satu bentuk Perkhidmatan Islam Berkemajuan dengan Kemandirian Ekonomi, karena daya saing ekonomi menjadi salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah dan menjauhkan diri dari jalan kekufuran oleh sebab kemiskinan yg didera. Melalui Program UMKM masyarakat akan memiliki keberdayaan ekonomi,” ujarnya.

Athaya berharap program yang telah dijalankan dapat berkelanjutan meskipun masa KKN telah berakhir. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dan warga setempat dalam melanjutkan pengelolaan akun TikTok UMKM serta pemanfaatan peta UMKM yang telah dibuat.

“Kami berharap setelah KKN selesai, warga khususnya generasi muda dapat melanjutkan pengelolaan media sosial UMKM. Dengan promosi yang konsisten dan kerja sama antar warga sehingga UMKM di RW 10 Tegal Kemuning ini dapat terus berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” tutup Athaya.

Melalui program kerja unggulan ini, mahasiswa KKN Alternatif-102 UAD Tahun 2025 berharap UMKM di RW 10 Tegal Kemuning dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam penguatan ekonomi masyarakat. Program ini menjadi wujud nyata peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat berbasis kebutuhan lokal.