DAERAH  

MAS Muhammadiyah Bulukumba Cetak Lulusan Berkualitas dan Siap Implementasikan Kurikulum Merdeka

Untuk tahun ajaran 2024, daya tampung murid baru di sekolah ini sebanyak 70 siswa.

WARTAMU.ID, BULUKUMBA – Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Muhammadiyah Bulukumba telah berperan penting dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas sejak didirikan pada 7 Maret 1979. Berlokasi di Kelurahan Tanah Kongkong Ujungbulu, sekolah ini awalnya bernama Muallimin Muhammadiyah Bulukumba sebelum dilebur menjadi Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah pada tahun 2000-an, kemudian diintegrasikan menjadi kompleks Perguruan Muhammadiyah Bulukumba.

Menurut Kepala MAS Muhammadiyah Bulukumba, Firmansyah Amir, S.Pd, sekolah ini terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas. “Tahun ajaran 2024 kami berhasil meluluskan 56 siswa dari jurusan IPA dan IPS yang masih menggunakan Kurikulum 2013. Mulai tahun ajaran baru ini, kami akan beralih ke Kurikulum Merdeka untuk kelas 10 Aliyah,” jelas Firmansyah saat diwawancarai akhir Juni 2024.

Firmansyah mengungkapkan bahwa beberapa alumni 2024 telah mengajukan surat rekomendasi untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri, meski informasi resmi tentang penerimaan mereka belum diterima. “Setiap tahun, selalu ada alumni yang melanjutkan studi ke Unismuh Makassar,” tambahnya.

Untuk tahun ajaran 2024, daya tampung murid baru di sekolah ini sebanyak 70 siswa. Para calon siswa baru sebagian besar berasal dari alumni SLTP di sekitar Ujungbulu Bulukumba dan sekitarnya.

MAS Muhammadiyah Bulukumba didukung oleh 20 tenaga pengajar, termasuk 5 guru tetap, 1 guru P3K, 1 guru PNS, dan sisanya berstatus honorer. Salah satu guru, Nur Intan, S.Pd, merupakan lulusan FKIP Unismuh Makassar dengan prodi Pendidikan Fisika.

Sebagai bagian dari Amal Usaha Muhammadiyah, MAS Muhammadiyah Bulukumba aktif mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh persyarikatan, seperti kegiatan yang diadakan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM), dan organisasi otonom Muhammadiyah lainnya. Dalam ajang Porseni yang digelar oleh IPM, sekolah ini berhasil meraih juara 2.

Firmansyah menegaskan pentingnya menjaga kualitas pembelajaran dengan meningkatkan kesejahteraan guru dan kedisiplinan dalam proses belajar mengajar. “Kami selalu berusaha untuk meningkatkan taraf hidup para guru dan memastikan kehadiran mereka dalam kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.

Firmansyah sendiri baru menjabat sebagai kepala sekolah pada tahun 2024, menggantikan kepala sekolah sebelumnya yang telah pensiun. Sebelumnya, ia adalah guru Bahasa Indonesia di sekolah tersebut.

BACA JUGA :  Kepala Sekolah SD dan SMP Tanggamus Ikuti Pelatihan Pra Asesmen

Dengan langkah-langkah strategis yang diambil oleh MAS Muhammadiyah Bulukumba, diharapkan sekolah ini dapat terus mencetak lulusan-lulusan berkualitas yang siap bersaing di dunia pendidikan maupun dunia kerja.