Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.

Menpora RI Koordinasi dengan Kemendikbud Terkait Status Pramuka di Sekolah

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo (Dok. Foto kemenpora.go.id)

WARTAMU.ID, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kemendikbud terkait Pramuka yang dicabut dari ekstrakurikuler wajib di sekolah.

Hal tersebut dilansir dari laman web resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI usai menghadiri Pelantikan Kepala Staf Angkatan Udara dan Pengukuhan Pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/4) pagi.

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

Menurut Menpora Dito, telah terjadi miskomunikasi antara pihaknya dengan Kemendikbud terkait status Pramuka di sekolah. “Kami sudah koordinasi dengan Kemendikbud, sepertinya ada miskomunikasi. Tapi intinya adalah Pramuka tetap menjadi kegiatan ekstrakurikuler yang wajib menjadi opsi di sekolah,” ujar Menpora Dito.

Menpora Dito juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim yang berencana memasukkan kegiatan Pramuka ke dalam Kurikulum Merdeka.

“Kami berterima kasih kepada Mas Nadiem (Mendikbud), bahwa Pramuka nanti akan dimasukkan ke dalam kurikulum, dan kedua Pramuka akan dimasukkan ke dalam Kurikulum Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka,” tambah Menpora Dito.

“Menurut saya, masuknya Pramuka ke dalam Kurikulum Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka akan memberikan poin tambahan pendidikan kepada mahasiswa. Hal ini akan memperkuat gerakan Pramuka dan meningkatkan minat anak muda kita untuk bergabung dengan Pramuka,” ucap Menpora Dito.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo kembali melantik Komjen (Purn.) Budi Waseso alias Buwas sebagai Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka. Pelantikan Buwas dan 107 pengurus Kwarnas Pramuka 2023-2028 dilakukan di Istana Negara. Jokowi memimpin langsung pelantikan tersebut.

BACA JUGA :  Resepsi Puncak Milad Muhammadiyah ke 109 PDM Kota Metro

Presiden Jokowi meminta kesediaan Buwas dan pengurus Kwarnas untuk menjalankan UU Gerakan Pramuka. Dia juga memimpin pembacaan Tri Satya yang diikuti oleh Buwas dan lainnya di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/4).

“Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan NKRI, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, ikut serta membangun masyarakat, serta menepati dharma Pramuka,” kata Jokowi.

Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Nasional (Mabinas) Gerakan Pramuka, Jokowi meresmikan pelantikan Buwas dan pengurus Kwarnas. Dia mengukuhkan mereka untuk memimpin gerakan Pramuka hingga tahun 2028. “Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, hari ini Jumat, 5 April, saya kukuhkan saudara-saudara sebagai ketua dan anggota pengurus Kwarnas Gerakan Pramuka,” tambah Jokowi.

Sebelumnya, Buwas telah memimpin Kwarnas Pramuka pada periode 2018-2023. Kembali terpilih melalui Musyawarah Nasional XI Pramuka di Gedung Balai Meuseraya Aceh (BMA), Banda Aceh, pada 4 November 2023.