WARTAMU.ID, Bandar Lampung — Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung bersama Satgaswil Lampung dan sejumlah pemangku kepentingan menginisiasi kegiatan Pendampingan Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan untuk Komunitas Khusus, yang digelar pada Selasa, 20 Mei 2025 di SMP Muhammadiyah 3 Labuhan Ratu, Bandar Lampung.
Mengusung tema “Merajut Ukhuwah Islamiyah, Selama Rakyat Masih Menderita, Tidak Ada Kata Istirahat”, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi berbasis kolaborasi sosial, khususnya bagi kelompok komunitas khusus binaan MPM PWM Lampung dan Densus 88.
Acara dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya:
-
Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag. (Ketua PWM Lampung)
-
Mansur Hidayat, M.Sos.I. (Wakil Ketua PWM Lampung)
-
Kompol Sumarna (Kanit Intel Satgaswil Lampung, mewakili Kasatgaswil)
-
AKBP Sukadi (Kasubdit Kemneg Dit Intelkam POLDA Lampung)
-
Perwakilan dari BINDA Provinsi Lampung, FKPT Lampung, Kemenag se-Lampung,
-
Eddy Waluyo (Ketua MPM PWM Lampung)
-
Ir. Suprihadi (Ketua Yayasan Mangkubumi Putra Lampung)
-
Ida Christina (Ketua Bidang Komunitas Khusus dan Daerah 3T MPM PWM Lampung)
-
Ketua PDM Bandar Lampung dan MPM PDM se-Lampung
-
Kepala SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung
-
Dan 50 peserta dari komunitas khusus
Dalam sambutannya, Ida Christina selaku Ketua Panitia menegaskan bahwa Muhammadiyah hadir untuk menjadi cahaya perubahan.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tapi menjadi program berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat Islam yang mandiri secara ekonomi,” tegasnya.
Sementara itu, Ir. Suprihadi dari Yayasan Mangkubumi Putra Lampung menjelaskan tiga fokus kegiatan yayasannya, yakni bidang sosial, keagamaan, dan pengembangan sumber daya manusia.
“Kehadiran kita hari ini adalah bagian dari solusi yang Allah berikan. Semoga menjadi awal yang baik,” ujarnya.
Kompol Sumarna, mewakili Satgaswil Lampung, menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi antara Muhammadiyah dan semua stakeholder. Ia berharap ilmu yang diberikan dapat diterapkan oleh para peserta.
“Pelatihan ini bukan hanya meningkatkan keterampilan, tapi juga membangun kemandirian ekonomi dan kesejahteraan keluarga,” ucapnya.
Ia juga menekankan bahwa kewirausahaan tidak hanya sekadar persoalan ekonomi, tetapi menyangkut integritas, kontribusi sosial, dan keberlanjutan.
“Kami percaya, setiap individu berhak mendapatkan kesempatan kedua dan membangun hidup yang lebih bermakna bagi keluarga dan masyarakat,” lanjutnya.
Ketua PWM Lampung, Prof. Dr. Sudarman, menutup sesi sambutan dengan pesan penting tentang pentingnya sinergi:
“Betapa pun hebat kita, kalau sendirian, tidak akan sampai pada tujuan besar. Lampung akan sejahtera bila kita semua bergerak bersama,” tegasnya.
Acara dibuka secara resmi dengan penyerahan cendera mata kaos JATAM Lampung kepada Satgaswil Lampung dan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung.
Sesi Pelatihan
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pelatihan, yang dibuka oleh Dr. Sungkono dan diisi oleh pemateri berkompeten:
-
Muhamad Soleh, S.P., M.P. – Teknik Dasar Budidaya Tanaman
-
Hi. Roeslan – Pertanian Terpadu
-
Hengki Yuliansyah – Organisasi dan SDM MPM PWM Lampung
-
drh. Purnama Edy Santosa, M.Si. – Prospek Bisnis Peternakan Unggas Bebek Pedaging
Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam pembangunan ketahanan sosial masyarakat, tidak hanya melalui aspek ekonomi tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan inklusivitas. Kegiatan ini menandai komitmen nyata untuk mewujudkan masyarakat Lampung yang mandiri, harmonis, dan sejahtera.












