WARTAMU.ID, Jakarta – Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lampung Utara, Bakri Apriyadi Brades, bersama Pembina Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Lampung Utara, Dr. Suwardi Amri, S.H., M.H., melakukan audiensi dan silaturahmi dengan anggota Ombudsman Republik Indonesia, Fikri Yasin, S.I.Kom., M.I.Kom., pada Rabu (24/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, delegasi Pemuda Muhammadiyah Lampung Utara menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat terkait pelayanan publik, mulai dari administrasi pemerintahan, layanan kesehatan, hingga sektor pendidikan. Selain itu, mereka juga berdiskusi mengenai mekanisme pengawasan pelayanan publik serta upaya pencegahan maladministrasi di daerah.
Ketua PDPM Lampung Utara, Bakri Apriyadi Brades, menjelaskan bahwa kunjungan ke Ombudsman RI dilakukan dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus membahas berbagai persoalan pelayanan publik yang nantinya dapat menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.
“Kami berharap hasil diskusi ini dapat menjadi referensi dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di Lampung Utara, sehingga masyarakat memperoleh layanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel,” ujar Bakri.
Bakri juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara organisasi kepemudaan, lembaga negara, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang bersih serta bebas dari praktik pungutan liar.
Pada kesempatan yang sama, Bakri Apriyadi Brades bersama Dr. Suwardi Amri juga melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai peluang sinergi antara Pemuda Muhammadiyah dan Kementerian P2MI dalam meningkatkan literasi, edukasi, serta perlindungan bagi calon pekerja migran Indonesia, khususnya yang berasal dari Lampung Utara.
Usai pertemuan, Bakri menyampaikan bahwa Wakil Menteri P2MI berharap Pemuda Muhammadiyah dapat menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus jembatan informasi bagi masyarakat yang berminat bekerja di luar negeri secara prosedural dan aman.
“Beliau berharap Pemuda Muhammadiyah, khususnya di Lampung Utara, dapat menjadi penghubung informasi bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri agar memperoleh akses yang benar serta terhindar dari praktik penempatan ilegal,” kata Bakri.
Menurutnya, harapan tersebut akan ditindaklanjuti melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Tentunya pesan dan harapan yang disampaikan oleh Wakil Menteri P2MI akan kami implementasikan kepada masyarakat, sehingga warga Lampung Utara yang ingin bekerja di luar negeri dapat memperoleh informasi dan pelayanan yang baik sesuai prosedur yang berlaku,” tambahnya.
Turut mendampingi dalam rangkaian audiensi tersebut, Sekretaris PDPM Lampung Utara Ahmad Nawawi, Bendahara Nison Mataga, Ketua Bidang Hikmah Dedi Ariyanto, serta Ketua Bidang Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Jemi Irawan.
Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemuda Muhammadiyah dengan berbagai lembaga negara dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta perlindungan pekerja migran Indonesia, khususnya bagi masyarakat Lampung Utara.












