Peluncuran Buku “Ini Budi” di Gedung BI Heritage Yogyakarta: Jejak Inspiratif Seorang Bankir

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi langsung dengan penulis dan narasumber lainnya

WARTAMU.ID, Yogyakarta – Gedung Bank Indonesia (BI) Heritage Yogyakarta menjadi saksi peluncuran dan bedah buku “Ini Budi, Jejak Perjalanan Sebuah Pengabdian” karya Budi Hanoto, mantan Kepala Perwakilan BI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada sebuah forum yang penuh makna dan inspirasi. Buku ini merupakan autobiografi yang merekam perjalanan hidup dan karier Budi Hanoto, dari masa kecilnya di Pekalongan hingga pensiun dari karier panjangnya di Bank Indonesia. (22/5)

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, akademisi, serta praktisi ekonomi yang antusias menggali nilai-nilai kehidupan dan kepemimpinan dari sosok Budi Hanoto. Forum diskusi ini menghadirkan tiga tokoh sebagai narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., Dewan Pakar ISEI Cabang Yogyakarta dan Rektor Universitas Widya Mataram; Dr. Ronny Sugiantoro, MM., Humas ISEI Yogyakarta dan Wakil Pemimpin Redaksi Kedaulatan Rakyat; serta Dr. Y. Sri Susilo, Dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta, sebagai moderator.

Dalam ulasannya, Prof. Edy menyatakan kekagumannya terhadap buku ini, yang menurutnya sangat menginspirasi, ringan, dan menyentuh. Ia menyebut Budi Hanoto sebagai sosok bankir yang tak hanya profesional, tetapi juga memiliki keahlian luar biasa dalam bidang pemasaran dan kepemimpinan.

“Buku ini sangat menginspirasi, juga penulisnya, Budi Hanoto, yang sangat kreatif. Ia adalah seorang bankir yang punya keahlian dalam marketing dan leadership yang terstruktur,” ujar Prof. Edy.

Ia juga menyinggung bagian dalam buku yang menceritakan mutasi Budi Hanoto ke Makassar, yang sempat membuatnya sedih. Namun pengalaman tersebut justru menjadi momentum penting dalam pengembangan UMKM di wilayah tersebut.

“Buku ini diselingi cerita-cerita personal yang ringan dan lucu, sedikit mistik, membuat buku ‘Ini Budi’ ini menjadi tidak menjemukan,” tambahnya.

Senada, Dr. Ronny Sugiantoro menilai bahwa gaya penulisan Budi Hanoto sangat menarik dan membuat pembaca merasa sedang berdialog langsung dengan penulisnya.

Buku “Ini Budi” menyajikan potret kehidupan Budi Hanoto sejak kecil, masa pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman, hingga dinamika kariernya di Bank Indonesia. Buku ini tidak hanya menjadi kisah pribadi, tetapi juga media edukatif yang membuka cakrawala pembaca tentang dunia perbankan dan ekonomi Indonesia.

Budi Hanoto sendiri menyampaikan bahwa meski telah pensiun, ia merasa terpanggil untuk terus berkarya dan berbagi pengalaman. Lewat buku ini, ia berharap bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda agar terus belajar dan turut serta dalam pembangunan ekonomi nasional.

Kepala Kantor Perwakilan BI DIY, Sri Darmadi Sudibyo, juga turut hadir dan menyampaikan pentingnya kegiatan literasi seperti ini.

“Bedah buku seperti ini sangat penting untuk meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Dr. Bogat Agus Riyono, Wakil Ketua II ISEI Cabang Yogyakarta. Ia menilai bahwa forum seperti ini penting untuk menggali substansi buku secara lebih mendalam dan memperluas perspektif pembaca terhadap isu-isu ekonomi dan kepemimpinan.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi langsung dengan penulis dan narasumber lainnya. Forum ini menjadi momentum reflektif sekaligus inspiratif bagi seluruh peserta untuk meneladani semangat pengabdian dan kepemimpinan Budi Hanoto.

BACA JUGA :  ‘Aisyiyah Luncurkan Film Dokumenter dan Buku Siti Walidah, Inspirasi Perempuan Bangsa