WARTAMU.ID, Pringsewu – Pada Hari Senin (23/5/2022) Sejumlah 35 Santri Rumah Quran Balita DAP di Wisuda kenaikan tingkat. Kegiatan Wisuda ini di selenggarakan di Mushola An Nur, Pringsewu Timur.
Takmir Masjid Musholla An Nur, Bapak Agus Wahyudi, S.Pd. yang juga merupakan pendidik di SMPN 2 Pringsewu ini menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan wisuda ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih karena telah berkenan menjalin kerjasama dengan takmir Mushola An Nur, sehingga keberadaan Mushola An Nur semakin bermanfaat untuk orang banyak.

Secara pribadi saya bangga sekaligus terharu menyaksikan anak-anak balita, usia 2 tahun 3 tahun dan 4 tahun sudah dapat mengaji, berani tampil, memiliki kepercayaan diri dan melafalkan ayat-ayat al quran meskipun masih banyak yang cadel. ini sungguh luar biasa, imbuhnya.
Untuk diketahui acara wisuda kenaikan tingkat ini merupakan pertama kali setelah 4 bulan santri RQB DAP mengaji dan nantinya akan ada 3 pemeringkatan. Jadi program di desain selama 4 bulan untuk setiap tingkatannya, dengan capaian materi yang berkelanjuan.
Acara Wisuda ini di desain dengan memberikan “panggung” ke santri untuk tampil. Tampak para santri RQB DAP menampilkan beberapa materi yang telah di kuasai, diantaranya: (1) Surah Al-fatihah; (2) Surah An-naba 1-13; (3) Do’a kedua orang tua; (4) Do’a keluar rumah; (5) Hadits Larangan Marah; (6) Gerakan wudhu dengan tepuk wudhu; (7) Gerakan sholat dengan lagu; (8) Asmaul Husna 1-33 dan (9) lagu-lagu islami.
Ketika para santri tampil, rasa haru dan bangga tampak dari ekspresi para wali santri. Banyak wali santri yang tidak menyangka bahwa anaknya di usia sekecil itu, usia balita tetapi telah menguasai banyak hal dan tidak merasa terbebani. Beberapa wali santri memberikan testimoni secara langsung.
Sebagaimana yang disampaikan bunda maharani, bunda tri purwaningsih, bunda puput, dan bunda retno yang mengungkapkan kebersyukurannya bertemu dengan Rumah Qur’an Balita DAP.
Semua anak diterima dengan baik, tidak dibeda-bedakan, anak balita yang masih senang bermain, susah di kendalikan tetapi dengan penuh kesabaran ustadzah nya membimbing anak-anak kami, anak-anak tidak merasa terbebani, bahkan tidak mau libur sampai-sampai terkadang gak percaya jika bundanya yang bilang libur, harus ustadzahnya yang menyampaikan libur secara langsung.
Kami hanya bisa berterima kasih dan mendoakan semoga RQB DAP dan para ustadzahnya senantiasa diberikan balasan oleh Allah Swt., diberikan keberkahan hidup dan kesehatan karena telah ikut mendidik anak-anak kami dengan penuh kesabaran, imbuhnya seraya sambil menahan air mata haru.
Acara Wisuda kenaikan tingkat ini secara seremonial di buka langsung oleh direktur RQB DAP Ustadzah Lidya Maryana, S.Pd. Dzah Lidya panggilan akrabnya tampak memberikan mendali kepada para santri sebagai tanda atas capaian mereka. Selain itu santri juga diberikan semacam raport yang di sebut dengan “buku prestasi”.
Dalam sambutannya, Sarjana bidang Bimbingan dan Konseling ini menyampaikan, apresiasi atas komitmen bersama para wali santri untuk membentuk generasi profetik. Generasi yang Cinta Allah Swt., Cinta Rosul dan Cinta Orang Tua. Generasi yang In syaa allah akan menjadi pribadi yang taat dan bermanfaat sebagaimana tagline Yayasan DAP yang di deklarasikan oleh Pendiri sekaligus Ketua Yayasan Bapak Dr. Hardi Santosa, M.Pd., tegasnya.
Sekali lagi kami sampaikan terima kasih atas ikhtiar yang luar biasa dari para wali santri semuanya. Usia balita memang sangat membutuhkan pendampingan. Tidak mungkin anak balita dapat berangkat sendiri, kadang hujan bahkan dari tempat yang cukup jauh tetapi semua dilalui dengan langkah ringan. semoga investasi dunia-akhirat ini dapat kita rasakan manfaatnya kelak, imbuhnya.
Selain itu Dzah Lidya juga menegaskan bahwa acara kenaikan tingkat ini bukan sebagai ajang kompetisi antara satu anak dengan yang lainnya. sebab semua anak di RQB DAP VVIP., kami dampingi semua anak sesuai dengan karakteristik dan kemampuannya, tidak ada yang kami beda-bedakan. Sebab semua anak memiliki potensi baik dan cerdas, tinggal bagaimana kita membantu mengasah potensi dan kecerdasannya itu.

Acara kenaikan tingkat ini kami orientasikan kepada pemetaan kemampuan sekaligus evaluasi pembelajaran selama mengaji dan belajar di RQB DAP. Kami tidak ingin anak-anak hanya tampak senang bermain-main saja, tanpa ada ukuran capaian pembelajarannya. Alhamdulillah hasilnya sungguh diluar dugaan kami. Sebagaimana yang bapak/ibu wali santri rasakan dan alami sendiri.
Mari kita syukuri semua anugerah ini. Capaian belajar ini merupakan hasil karya kolaborasi dan tentu atas kehendak Allah Swt., semoga kita semua istiqomah pada jalan ini. Kalaupun ada pemberian reward berupa medali dan lainnya, hal ini merupakan sarana untuk meningkatkan semangat ananda dalam mengaji. Medali merupakan bagian dari cara kita menghargai anak-anak yang telah berproses luar biasa, bagian dari bentuk pengakuan dan semoga akan menjadi bagiaan kenangan indah mereka sampai usia dewasa kelak. Tegasnya.
Secara terpisah, Ketua Yayasan DAP, Dr. Hardi Santosa, M.Pd. ketika di hubungi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya momentum Wisuda Kenaikan Tingkat ini. RQB DAP sangat istimewa, tim asatidznya mengajar penuh cinta, santri nya bergembira capaian pembelajarannya penuh makna., apa tidak istimewa? imbuh doktor bidang bimbingan dan konseling ini.
Semoga RQB DAP dapat memberikan pengalaman yang kuat, tertanam dari usia dini hingga kelak dewasa nanti bahwa Islam itu Indah dan mengaji itu menggembirakan.
Semoga Allah Swt., memberikan kemudahan dalam ikhtiar mencetak generasi Islam yang In syaa Allah Taat terhadap Perintah Allah Swt, dan Bermanfaat bagi semesta, tutup dosen UAD Yogyakarta ini.












