WARTAMU.ID, Humaniora – Kejahatan manusia di era modernisasi ternyata masih belum benar-benar padam dan hilang di muka bumi ini. Masih ada beberapa negara yang melakukan kejahatan manusia yang sama halnya sebagai teroris dunia yang terus menerus menyerang masyarakat sipil dengan berbagai dalih melawan musuh politik ataupun kepentingan lainnya. Rasa kemanusiaan yang dilakukan oleh negara imperialis, kolonialis dan teroris itu seolah-olah raja dunia yang tak ada satupun negara besar berani mencegahnya secara langsung. Bahkan di forum internasional melalui persyarikatan bangsa-bangsa saja masih ada pembela negara teroris kemanusiaan tersebut. Sungguh ironi wajah kehidupan dunia internasional ketika masih ada negara yang terjajah dengan berbagai cara baik blokade, sabotase dan rudal bom yang melancar seenak jidatnya. Hal ini harus terus dilawan dan disuarakan, agar tidak ada lagi kejahatan dunia melalui jalan perang genosida yang dibiarkan begitu saja.
Melihat penderitaan negara Palestina yang terus dibombardir oleh zionis Israel para barisan setan dunia yang kehilangan rasa empati kemanusiaan, hilangnya rasa kedamaian ataupun kehilangan rasa menjaga kehormatan antar satu dengan yang lainnya. Zionis Israel melalui para pasukan militer dan seluruh persenjataan alutsisa tempur nya seakan-akan tak pernah berhenti untuk membunuh masyarakat sipil Palestina khsusnya masyarakat jalur gaza. Entah setan apa yang merasuki zionis Israel ini, padahal tanah wilayah teritorial Palestina pun sudah hampir mereka kuasai dan blokade yang membuat jarak antara Palestina tepi Barat dengan jalur gaza terpisah sangat jauh yang padahal dulunya itu semua adalah tanah air atas Palestina yang merdeka. Kebiadaban yang dilakukan Zionis Israel ini membuat hati seluruh umat manusia terluka, khsusnya umat beragama yang dominan seperi islam, kristen dan Yahudi ortodoks. Namun wajah kemanusiaan masyarakat dunia saat ini sudah sedikit baik dalam memberikan dukungan keberpihakan kepada Palestina yang dapat disorot oleh seluruh media mendunia.
Indonesia termasuk negara yang masih konsisten sampai hari baik dari era lahirnya Indonesia sampai saat ini tetap terdepan membela kemerdekaan Palestina sekaligus membela kehormatan rakyat Palestina. Dominasi rakyat Indonesia masih besar untuk mendukung Palestina, walaupun kini telah mulai ada sebagian kecil munculnya para pro Zionis Israel sebagai agen proxy war dan pemecah belah anak bangsa yang mencari keuntungan dari Israel. Indonesia pernah merasakan dijajah oleh imperialis baik Portugis, Belanda, Jepang dan Inggris yang itu membuat sejarah kelam sekaligus sejarah kemerdekaan Indonesia yang tidak lepas dari adanya gerakan perlawanan peperangan yang menumpahkan darah demi kemerdekaan. Palestina walaupun hanya dukungan moral termasuk yang mengakui kemerdekaan Indonesia kala itu, sehingga kini memiliki moral sejarah pula untuk terus memberikan dukungan, bantuan, dan doa teriak untuk Palestina. Sebab Palestina adalah saudara kandung jauh Indonesia yang berada di Timur Tengah sana san sedang mengalami korban kejahatan teroris zionis Israel yang biadab itu. Termasuk dukungan dari berbagai organisasi islam, organisasi umum, lembaga, swasta dan pemerintah serta lainnya demi Palestina. Termasuk Muhammadiyah merupakan ormas islam yang peduli untuk saudara Palestina agar tetap tegar menghadapi penderitaan yang menyakitkan selalu manusia.
Muhammadiyah menolong Palestina melalui LazisMu yang telah dihimpun dari seluruh tingkatan untuk memberikan bantuan donasi kepada Palestina dengan berbagai bentuk dan ragam jenis donasi. Pertolongan Muhammadiyah untuk saudara Palestina itu melalui LazisMu sebagai jalan ikhtiar yang legal seusai mekanisme lembaga zakat pada ranah pemghimpunan donasi sosial dan dakwah kemanusiaan. Muhammadiyah ikut serta membantu Palestina dengan memberikan bantuan yang nyata tepat sasaran dan itu juga bersama instansi pemerintahan sebagai jalan diplomasi negara ataupun protokoler kenegaraan. Muhammadiyah bersama LazisMu akan terus berupaya sebisa mungkin mengumpulkan hasil donasi bantuan warga Muhammadiyah maupun seluruh umat, untuk dapat memberikan bantuan kepada saudara Palestina khususnya yang berada di jalur gaza yang terkena dampak besar dari teroris zionis Israel laknatullah alaih.
Marilah seluruh warga Muhammadiyah untuk dapat memberikan bantuan donasi nya, aai sekecil apapun nilainya akan menjadi saksi kebaikan untuk saudara Palestina sana. Ada banyak cara dan langkah yang dapat dilakukan oleh LazisMu untuk mendapatkan rasa simpati sekaligus empati masyarakat Indonesia, agar lebih peduli terhadap bencana kemanusiaan di Palestina dengan kemampuan hartanya. Berapapun yang bisa diberikan kepada Palestina itu merupakan nilai ibadah, dan tentunya salurkan srdta percayakan kepada Muhammadiyah untuk menolong Palestina melalui jalur LazisMu sebagai lembaga khusus yang menangani filantropi. Muhammadiyah dengan gerakan filantropi kemanusiaan melalui LazisMu ini, adalah bentuk kerja nyata dan kepercayaan besar masyarakat Indonesia pada umumnya dan warga Muhammadiyah pada khsusnya. Teruslah berikan bantuan terbaik pada Palestina sebagai bentuk taawun, takaful dan taqarub kepada Palestina saudara kemanusiaan Indonesia. Dengan demikian berharap kepada Allah agar penderitaan rakyat Palestina segera berakhir dan mendatangkan serta mendapatkan jalan kemenangan yang diridhoi oleh Allah tentunya.
Oleh : As’ad Bukhari, S.Sos., MA
(Analis Intelektual Muhammadiyah Islam Berkemajuan)












