Anneke Feinya Agustine, Legenda Bulutangkis Ganda Putri DIY, Lolos ke Semifinal Kejurda 2024

Anneke Feinya Agustine, yang lebih akrab disapa Feinya

WARTAMU.ID, Yogyakarta – Pepatah “yang muda yang kuat” tampaknya tidak berlaku bagi Anneke Feinya Agustine, legenda bulutangkis ganda putri asal Sleman, DIY. Meskipun usianya tak lagi muda dan kini menjadi ibu dari tiga anak, semangat Feinya untuk bertanding di lapangan bulutangkis tetap berkobar. Pada Kejuaraan Daerah Bulutangkis Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejurda DIY) 2024, Feinya berhasil mencetak prestasi gemilang dengan lolos ke babak semifinal, membawa nama Kabupaten Sleman dengan penuh semangat. (27/10)

Anneke Feinya Agustine, yang lebih akrab disapa Feinya, memang bukan nama asing di dunia bulutangkis Indonesia. Peraih medali emas Sea Games dan putri terbaik DIY di cabang olahraga bulutangkis ini tak henti-hentinya membuktikan keahliannya, meskipun sudah tidak lagi aktif di kancah internasional. Dalam kejuaraan yang diikuti oleh 490 atlet terbaik dari perwakilan kabupaten dan kota di DIY ini, Feinya berhasil melaju ke semifinal dengan mengalahkan wakil-wakil kuat dari kabupaten lainnya.

Di laga perempat final, Feinya harus menghadapi lawan tangguh dari sesama klub Kabupaten Sleman. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, Feinya menunjukkan teknik dan kemampuan olah suttlecock yang masih prima, sama seperti saat ia berlaga untuk tim nasional. Dengan skor akhir yang meyakinkan, Feinya berhasil memenangkan pertandingan dan mengamankan tempat di semifinal.

Yang menarik perhatian para penggemar adalah semangat Feinya untuk terus bertanding di level provinsi meskipun sudah memiliki tiga orang putri. Dalam wawancara singkat sebelum laga semifinal, Feinya menyampaikan rasa syukurnya bisa membawa nama klub dan Kabupaten Sleman hingga tahap ini. “Alhamdulillah, masih bisa membawa nama klub dan Kabupaten Sleman di Kejurda tahun ini. Sampai masuk semifinal, saya rasa ini bisa jadi motivasi untuk adik-adik, khususnya putra daerah DIY,” ujar Feinya dengan penuh semangat.

Feinya juga berharap para atlet muda DIY bisa lebih semangat lagi dalam menekuni olahraga bulutangkis. “Saya yang sudah berkeluarga dan punya tiga anak saja masih semangat bertanding. Harusnya adik-adik junior saya lebih bersemangat lagi dalam membagi waktu, disiplin latihan, dan semangat juang,” tambahnya.

BACA JUGA :  Terpilih Aklamasi, Fahrur Rozie Pimpin PERBASI Lampung Periode 2023-2027

Kisah Feinya juga semakin istimewa karena ia berhasil melaju ke semifinal bersama putri kandungnya, yang turut mewakili Kabupaten Sleman di kejuaraan tersebut. Ini membuktikan bahwa semangat dan bakat seorang ibu tidak pernah jauh dari anaknya. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda bulutangkis DIY untuk terus berprestasi.