Ketua PDPM Way Kanan Audiensi dengan Wamen P2MI Sekaligus Ketum PP Pemuda Muhammadiyah

Ketua PDPM Way Kanan bersilaturahmi dengan Wakil Menteri P2MI sekaligus Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla

WARTAMU.ID, Jakarta – Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Way Kanan, Bahari Sanjaya, S.H., M.H., melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sekaligus Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, Kamis (18/o6/2026) di Kantor Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Jakarta.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemuda Muhammadiyah Way Kanan dan pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia, edukasi migrasi aman, serta pemberdayaan generasi muda di daerah. Dalam pertemuan itu, Bahari Sanjaya didampingi Ketua Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik (LBH AP) PDM Way Kanan, Hodi Feriyansyah, S.H., Ketua Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Way Kanan, Dedi Iskandar, S.H., M.H., serta Wakil Sekretaris PDPM Way Kanan, Joko Supriyadi, S.I.P.

Bahari Sanjaya menyampaikan bahwa Pemuda Muhammadiyah Way Kanan siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya migrasi yang aman, legal, dan terlindungi. Menurutnya, jaringan kader Pemuda Muhammadiyah Way Kanan yang tersebar hingga tingkat desa memiliki potensi besar untuk mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Pemuda Muhammadiyah Way Kanan memiliki tanggung jawab untuk hadir memberikan solusi dan edukasi kepada masyarakat. Kami siap mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas SDM, perlindungan pekerja migran Indonesia, dan pemberdayaan generasi muda,” ujar Bahari.

Dalam audiensi tersebut, PDPM Way Kanan juga memperkenalkan berbagai potensi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang ada di Kabupaten Way Kanan sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah. Potensi tersebut meliputi sektor pendidikan, pelatihan keterampilan, pengembangan kapasitas pemuda, serta program pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.

Sementara itu, Dzulfikar Ahmad Tawalla menyambut baik kunjungan dan audiensi PDPM Way Kanan. Ia mengapresiasi semangat kader-kader muda Muhammadiyah yang terus bergerak dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa.

Menurutnya, Pemuda Muhammadiyah harus terus menjadi pelopor dalam mencetak generasi unggul, berintegritas, dan berdaya saing. Selain itu, organisasi kepemudaan juga memiliki peran penting dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat terkait peluang kerja yang aman dan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia.

BACA JUGA :  Siapkan Ketahanan Pangan, Lazismu Pekalongan Targetkan Qurban Rendangmu Setengah Milyar

“Apa yang dilakukan Pemuda Muhammadiyah di daerah merupakan bentuk nyata kontribusi kader dalam pembangunan bangsa. Sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah harus terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Dzulfikar.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat persyarikatan. Selain membahas isu pekerja migran, diskusi juga menyinggung penguatan kaderisasi, pengembangan kepemimpinan pemuda, serta peluang kolaborasi program antara Pemuda Muhammadiyah Way Kanan dan Kementerian P2MI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempererat hubungan kelembagaan antara PDPM Way Kanan, PP Pemuda Muhammadiyah, dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Melalui kolaborasi yang terbangun, berbagai program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas SDM, dan perlindungan pekerja migran diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.