Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.

Deklarasi Anti Bullying Upaya mewujudkan SMA Muhammadiyah 2 Mayong Bebas Perundungan

SMA Muhammadiyah 2 Mayong

WARTAMU.ID, Mayong – Tingginya angka kasus perundungan atau bullying di kalangan remaja menjadi sebab pentingnya gerakan anti bullying dilaksanakan. Tepatnya hari Senin, 16 Oktober 2023 pelaksanaan apel upacara sekaligus kegiatan menyosialisasikan “Anti Bullying” di SMA Muhammadiyah 2 Mayong. Kegiatan tersebut diikuti oleh semua guru dan karyawan dengan mendatangkan narasumber yang berkompeten pada bidangnya sehingga seluruh siswa-siswi dapat menambah wawasan tentang bullying secara baik dan benar. Narasumber yang didatangkan yaitu dari Tim Polsek Mayong sekaligus menjadi inspektur saat apel upacara.

“Adek-adek tidak boleh memanggil nama temannya dengan nama bukan asli atau dengan nama ayahnya, menghina bentuk fisik, merampas benda-benda, atau menyakiti fisik. Tindakan tersebut tidak dibenarkan sekalipun itu hanya bercanda. Hentikan bullying, ciptakan rasa aman dan percaya diri dalam sekolah. Selain itu, kalian harus disiplin sebagai seorang pelajar waktunya pulang sekolah harus segera pulang jangan main atau nongkrong-nongkrong tidak bermanfaat” ujar salah satu anggota Polsek Mayong.

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

Penggunaan media sosial menjadi salah satu penyebab terjadinya bullying. Mudahnya berselancar di media sosial menyebabkan siswa cenderung tidak stabil, mudah emosional dan mudah terpancing dengan berbagai postingan di media sosial, sehingga yang awalnya hanya bercandaan bisa mengarah pada hal negatif.

Kegiatan apel upacara diakhiri dengan penandatanganan deklarasi bersama Bapak Drs. Hery Totowiyono, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Mayong dan Tim Polsek Mayong, dilanjut dengan seluruh guru, karyawan, dan siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Mayong.

BACA JUGA :  Haedar Nashir : Menjaga Ideologi Gerakan