Expo dan Pentas Seni Milad ke-112 Muhammadiyah: Tampilkan Keunggulan dan Dedikasi Muhammadiyah untuk Masyarakat Solo

WARTAMU.ID, Solo – Dalam rangka merayakan Milad ke-112, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo menyelenggarakan Expo dan Pentas Seni (Pensi) selama tiga hari, Minggu hingga Selasa (17-19/11/2024), di Grha Wisata Niaga, Jalan Slamet Riyadi, Sriwedari, Solo. Acara ini menampilkan pameran, pentas seni, dan berbagai kegiatan yang mengangkat tema “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua”. (16/11)

Ketua Panitia Expo dan Pensi Milad ke-112, Teguh Wahyudi, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mengenalkan kontribusi besar Muhammadiyah di Kota Solo. Sebanyak 48 stan di dalam gedung diisi oleh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang meliputi sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, serta majelis dan organisasi otonom seperti ‘Aisyiyah. Selain itu, tersedia 42 stan di luar gedung untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari kalangan Muhammadiyah maupun masyarakat umum.

“Kami ingin masyarakat lebih mengenal Muhammadiyah, terutama kontribusinya di bidang pendidikan, kesehatan, dan syiar Islam yang berdampak luas bagi masyarakat. Lewat expo ini, kami juga mengenalkan kemajuan dunia pendidikan dan UMKM kepada khalayak,” ujar Teguh.

Pembukaan Meriah dan Santunan Sosial
Acara ini dibuka pada Minggu pagi (17/11) pukul 08.00 WIB oleh Ketua PDM Kota Solo, K.H. Anwar Sholeh, yang sekaligus memberikan kajian. Sebelumnya, sekitar 600 kader Muhammadiyah mengikuti Gowesmu yang dimulai dari Balai Muhammadiyah Keprabon dan berakhir di Grha Wisata Niaga.

Selain pameran, kegiatan ini juga melibatkan santunan sosial berupa pemberian bantuan kepada 100 marbot masjid Muhammadiyah, 143 guru TK ABA, dan renovasi rumah untuk anak yatim piatu di Laweyan serta korban kebakaran di Pasar Kliwon. “Kami ingin acara ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” tambah Teguh.

Rangkaian Acara Menarik
Expo dan Pensi Milad ke-112 menghadirkan berbagai acara menarik, seperti lomba mewarnai, pentas seni dan kreasi AUM, workshop pendidikan, kajian keumatan, pelatihan jurnalistik, hingga talkshow kesehatan. Acara puncaknya adalah Resepi Milad berupa tabligh akbar sekaligus penutupan pada Selasa (19/11).

Ketua Panitia Milad ke-112, Suyanto, menyebut acara ini juga menjadi media pembelajaran bagi kader Muhammadiyah dalam seni, olahraga, dan keislaman. “Tema kami tahun ini mencerminkan komitmen Muhammadiyah untuk menghadirkan kesejahteraan yang inklusif,” ujar Suyanto.

BACA JUGA :  Nasyiatul Aisyiyah Gelar Sosialisasi Pola Asuh Berbasis Hak Anak di Desa Kalepu, Mamuju