DAERAH  

Gandeng KPU, FTBM Gelar Bedah Buku

Gandeng KPU, FTBM Gelar Bedah Buku

WARTAMU.ID, Way Kanan – Forum Taman Bacaan Masyarakat berkolaborasi dengan KPU Way Kanan melaksanakan kegiatan bedah buku. Kegiatan yang dilaksanakan di TBM SKB menghadirkan Agus Riyanto selaku penulis buku berjudul “Hak Konstitusi; Dilayani dan Dilindungi”. Minggu (13/08).

Dalam pemaparannya, Agus menyampaikan bahwa buku tersebut sebentuk rekaman perjalanan proses pelaksanaan pemilihan demokrasi pada tahun 2020 di masa pandemi covid-19. Peristiwa pemilihan di era pandemi adalah peristiwa bersejarah yang berlaku tidak saja di wilayah lokal, namun juga global.

“Saya ingin peristiwa bersejarah itu tidak hanya ada dalam ingatan saja, tapi perlu ditulis sehingga dengan begitu, buku ini pun merupakan bagian dari sejarah itu sendiri agar bisa diketahui oleh generasi kita selanjutnya’ ujar Agus yang juga merupakan anggota KPU Lampug.

Gandeng KPU, FTBM Gelar Bedah Buku

Peserta kegiatan terdiri dari para pegiat literasi berjumah 30 orang dari berbagai komunitas baca yang tersebar dari berbagai kecamatan di Way Kanan.

Dalam kegiatan itu juga diselingi dengan sosialisasi pendidikan pemilih oleh Tri Sudarto dari KPU Way Kanan. Menurut Tri, pemilih adalah jantungnya pemilu sehingga pemilih perlu memperoleh pendidikan yang cukup terhadap pelaksanaan pemilu yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024.

“Perlu diketahui bahwa pemilih memiliki kesetaraan yang dalam hak, yakni hak dipilih dan hak memilih. Untuk itulah pendidikan pemilih yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan FTBM seperti ini tidak berhenti hanya sampai di sini saja. Semoga bisa berkelajutan hingga kepada kawan-kawan penyelanggara badan ad hoc yang ada di setiap kecamatan” pungkasnya.

Sementara itu, Eko Prasetyo yang bertindak selaku moderator sekaligus Ketua FTBM Way Kanan, menekankan kepada peserta kegiatan untuk lebih banyak membaca agar mengetahui update informasi berkaitan dengan proses demokrasi.

“Demokrasi adalah bagian dari literasi kewarganegaraan sehingga sebagai pegiat literasi, kita bisa ikut berperan dalam proses demokrasi dengan menjadi agen informasi yang disampaikan kepada masyarakat melalui komunitas di TBM. Karena TBM dan perpustakaan adalah sumber rujukan masyarakat untuk memperoleh berbagai akses informasi’ ungkap Eko.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *