DAERAH  

Muhammadiyah Bangun Pusat Pembelajaran Muallaf untuk Suku Anak Dalam

Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tebo

WARTAMU.ID, Tebo, Jambi – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tebo meresmikan Muallaf Learning Center (MLC) di pedalaman Suku Anak Dalam Jambi, tepatnya di Desa Balai Rajo, Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, pada Sabtu (21/12). Peresmian yang berlangsung di rumah singgah Muhammadiyah ini dihadiri oleh Ketua RT Sungai Rotan, Tumenggung (Kepala Suku Adat) Suku Anak Dalam, Pembina Suku Anak Dalam, serta sekitar 50 anggota masyarakat Suku Anak Dalam.

Dalam sambutannya, Ketua PDM Tebo, Sri Sumpareng, menyampaikan komitmen Muhammadiyah untuk terus memperhatikan Suku Anak Dalam sebagai bagian dari keluarga besar bangsa. “Kami peduli dengan bapak ibu semua, kita ini satu rahim dan kita semua bersaudara,” ujarnya.

Mufid Habib Mustofa, perwakilan dari LDK Muhammadiyah, menegaskan pentingnya melanjutkan ibadah setelah bersyahadat sebagai bukti keimanan kepada Allah. “Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut, setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Maka, kita hidup di dunia ini untuk mengumpulkan amal agar di akhirat mendapatkan tempat terbaik. Selain itu, jika kita ingin selamat di dunia dan di akhirat, maka kita perlu ilmu,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat Suku Anak Dalam untuk memahami dan melaksanakan ibadah seperti salat, puasa, zakat, serta haji. Sambutan tersebut diakhiri dengan peresmian Muallaf Learning Center sebagai wadah pengembangan keislaman bagi Suku Anak Dalam.

Acara tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sembako kepada seluruh peserta yang hadir. Zain, selaku Da’i Muhammadiyah sekaligus Pembina Suku Anak Dalam, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini. “Semoga pendirian MLC ini dapat menjadi sarana dalam mengembangkan keislaman masyarakat Suku Anak Dalam di masa depan,” harapnya.

Program ini merupakan hasil kerja sama antara LDK Muhammadiyah dan Lazismu Pusat, yang bertujuan memberikan pembinaan akidah dan pengajaran akhlak bagi masyarakat di pedalaman Jambi. Pembinaan kepada Suku Anak Dalam sendiri telah dimulai sejak tahun 2022 melalui berbagai kegiatan yang dirancang untuk memperkenalkan nilai-nilai keislaman.

BACA JUGA :  PCM dan PCA Jetis Bantul Periode 2022-2027 Resmi Dikukuhkan

Dengan adanya Muallaf Learning Center, Muhammadiyah berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun kehidupan yang lebih baik bagi Suku Anak Dalam, baik dari segi spiritual maupun sosial.