Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.

Pj. Sekda Way Kanan Pimpin Rapat Persiapan Bantuan bagi Korban Banjir

Apabila status bencana resmi ditetapkan, maka Posko Bantuan Bencana akan segera didirikan untuk mendukung distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak

WARTAMU.ID, Way Kanan – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Way Kanan, Dr. Arie Anthony Thamrin, S.STP., M.IP., CGCAE, CGRE, memimpin Rapat Persiapan Pemberian Bantuan bagi Korban Banjir di Ruang Kerjanya pada Selasa (04/03/2025). Rapat ini bertujuan untuk mengkoordinasikan langkah strategis dalam penanganan dampak banjir serta memastikan bahwa bantuan diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

Dampak Banjir dan Kebutuhan Mendesak

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Way Kanan, bencana banjir terjadi di Kampung Sri Menanti, Kecamatan Negara Batin, mengakibatkan 120 rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 150 cm. Akibatnya, aktivitas masyarakat sangat bergantung pada perahu sampan yang menjadi alat transportasi utama warga.

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

Dampak banjir tidak hanya dirasakan oleh permukiman warga, tetapi juga mengancam sektor pertanian. Tanaman padi sawah dan perkebunan jagung berpotensi mengalami gagal panen, yang dapat berdampak terhadap ketahanan pangan lokal. Oleh karena itu, berdasarkan asesmen BPBD, kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi meliputi:
✅ Bantuan pangan untuk berbuka puasa dan sahur
✅ Peralatan keselamatan seperti jaket pelampung (life jacket) untuk situasi darurat

Meskipun untuk kebutuhan air bersih masih tersedia melalui sumur bor, namun bantuan lain tetap diperlukan guna memastikan kesejahteraan warga terdampak.

Upaya Pemerintah dan Koordinasi Lintas Sektor

Sebagai langkah cepat, di Kampung Sri Menanti telah dibentuk satuan relawan tanggap bencana, seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Camp Siaga, serta disiapkan satu unit perahu untuk evakuasi. Hingga saat ini, kondisi banjir belum menunjukkan tanda-tanda surut, sehingga perlu dilakukan tindakan lebih lanjut dari berbagai pihak.

BACA JUGA :  Unit Pengumpul Zakat Tingkat Kecamatan Terbentuk, Berikut Pesan Bupati Way Kanan

Dalam rapat ini, BPBD telah melakukan inventarisasi terhadap bantuan yang tersedia, sementara kekurangan kebutuhan akan dipenuhi melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Adapun bantuan yang tidak dapat dibiayai oleh Pemerintah akan dikoordinasikan dengan Gerakan Pramuka, sesuai dengan arahan dari Kwartir Daerah (Kwarda) Lampung.

Pj. Sekda Arie Anthony juga menginstruksikan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk segera melakukan asesmen langsung di lokasi banjir. Hasil asesmen ini akan menjadi dasar dalam penentuan status bencana, apakah masuk dalam kategori darurat atau tidak, sebelum dilaporkan kepada Bupati Way Kanan untuk penerbitan Surat Keputusan (SK) Status Bencana Darurat.

“Kami akan memastikan bahwa bantuan tersalurkan secara cepat dan tepat. Semua langkah strategis yang disusun dalam rapat ini bertujuan untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perhatian yang maksimal,” ujar Pj. Sekda Arie Anthony.

Posko Bantuan Segera Didirikan

Apabila status bencana resmi ditetapkan, maka Posko Bantuan Bencana akan segera didirikan untuk mendukung distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak. Bantuan ini akan mencakup kebutuhan pokok, logistik, dan sembako, sesuai dengan hasil asesmen lapangan dan koordinasi lintas sektor.

Dengan adanya langkah strategis ini, diharapkan penanganan bencana banjir di Kabupaten Way Kanan dapat berjalan optimal dan responsif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Pemkab Way Kanan terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan memastikan bahwa tidak ada warga yang terabaikan dalam situasi darurat ini.