Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.
DAERAH  

Tidak cukup Soleh Sendiri, Muhammadiyah Mengajarkan Kepedulian Sosial

MESUJI TIMUR — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mesuji Timur kembali menggelar pengajian rutin bulanan pada Ahad (13/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di kediaman Agus Alfandi, M.Pd., Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur, tersebut menjadi sarana memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antarjamaah.

Pengajian rutin ini dilaksanakan secara bergiliran setiap bulan di kediaman jamaah. Selain menjadi ruang untuk menambah ilmu keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah membangun kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

Dalam sambutan Ketua PCM Mesuji Timur yang diwakili Teguh Budi Prasetyo, disampaikan bahwa Muhammadiyah harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi bagi persoalan masyarakat.

“Muhammadiyah ada untuk menjadi bagian dari solusi, bukan sebaliknya. Kita tidak hanya dituntut baik secara vertikal dalam hubungan dengan Allah, tetapi juga harus memiliki kepedulian dalam kehidupan sosial di tengah masyarakat,” ujar Teguh.

Ia mengatakan, semangat kepedulian tersebut diwujudkan melalui sejumlah kegiatan sosial yang saat ini tengah dijalankan, di antaranya pembangunan mushala dan perintisan Sekolah Luar Biasa (SLB) Muhammadiyah Mesuji Timur bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Menurutnya, pendidikan merupakan hak setiap anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Karena itu, masyarakat diajak mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.

“Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi? Mereka juga berhak mendapatkan pendidikan dan memiliki masa depan. Bagi yang ingin berjariyah, silakan berkontribusi melalui doa, tenaga, pikiran maupun bantuan material.”

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Mesuji Timur Yudian Murbantaka, S.K.M., beserta istri. Dalam sambutannya, Yudian mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan serta memperkuat kebersamaan.

BACA JUGA :  Operasi Patuh Krakatau 2024: Meningkatkan Kesadaran dan Disiplin Berlalu Lintas di Pesisir Barat

Ia juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah merupakan bagian dari masyarakat sehingga diharapkan dapat terus bersinergi dalam mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Mesuji.

Selain itu, Camat mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu, tausiyah pengajian disampaikan Ustadz Farhat Asy Syujai dari Metro. Dalam ceramahnya, ia mengangkat tema pentingnya membangun keluarga yang harmonis dengan meneladani kehidupan keluarga Nabi Muhammad SAW.

Ia menekankan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dalam pembentukan karakter dan akhlak seseorang. Keluarga yang dibangun dengan nilai agama, kasih sayang, komunikasi, dan keteladanan diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang baik.

“Jika keluarga baik, insyaallah akan terbentuk masyarakat yang baik pula,” pesannya kepada jamaah.

Program Berbagi

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Program Berbagi yang menjadi bagian dari gerakan Qaryah Thayyibah. Jamaah membawa dan berbagi berbagai hasil kebun dan kebutuhan pangan, seperti sayur-mayur, kelapa, pisang, serta hasil kebun lainnya.

Program tersebut diarahkan untuk membangun ketahanan dan kemandirian masyarakat yang dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Ketahanan tersebut mencakup berbagai aspek kehidupan, antara lain pangan, pendidikan, kesehatan, dan kepedulian sosial.

Jamaah, khususnya ibu-ibu, tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Semangat berbagi dikemas dalam prinsip sederhana:

“Infaq Seikhlasnya, Ambil Secukupnya, Berbagi Semampunya, Berkah Bersama.”

Melalui pengajian rutin dan program berbagi tersebut, Muhammadiyah Mesuji Timur berupaya menjadikan kegiatan keagamaan tidak berhenti pada peningkatan pemahaman spiritual, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata untuk memperkuat silaturahmi, kemandirian, dan kepedulian sosial masyarakat.