DAERAH  

Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Secara Daring

Rakor ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan efektivitas dalam pengendalian inflasi, sehingga dapat menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.

WARTAMU.ID, Bandar Lampung – Sekdaprov Fahrizal Darminto mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (22/7/24). Rapat ini menjadi forum penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan strategi efektif untuk mengendalikan inflasi di wilayah masing-masing.

Dalam rakor tersebut, Plt. Sekjen Kemendagri meminta Kepala Daerah serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah agar terus melakukan langkah strategis pengendalian inflasi serta terus melaporkan progresnya kepada pusat. Beberapa langkah strategis yang ditekankan antara lain:

  • Pemantauan harga dan stok barang.
  • Rapat teknis tim pengendali inflasi daerah.
  • Menjaga pasokan bahan pokok dan bahan penting.
  • Pencanangan gerakan menanam.
  • Pelaksanaan operasi pasar murah.
  • Sidak pasar dan distributor agar tidak menahan barang.
  • Koordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan.
  • Realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) dan bantuan transportasi dari APBD.

Plh. Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, M. Habibullah, menyampaikan bahwa berdasarkan data historis BPS, pada bulan Juli sepanjang tahun 2020 – 2023, kelompok pendidikan selalu memberikan andil inflasi. Inflasi kelompok pendidikan mulai naik pada bulan Juli dan lebih tinggi lagi di bulan Agustus. Hal serupa terjadi pada kelompok bahan makanan sepanjang tahun 2021 – 2023, yang dominan mengalami inflasi pada bulan Juli. Berdasarkan data tersebut, M. Habibullah meminta Kepala Daerah agar segera melakukan langkah dan upaya strategis dalam mengantisipasi kenaikan inflasi.

Selain itu, dalam rangka pengendalian inflasi pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah mengalokasikan anggaran dekonsentrasi. Plt. Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, mengimbau seluruh pemerintah daerah agar melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan pengendalian inflasi daerah menggunakan anggaran dekonsentrasi dengan target realisasi bulan Juli sebesar 60%.

Rakor ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan efektivitas dalam pengendalian inflasi, sehingga dapat menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.

Dengan partisipasi aktif Sekdaprov Fahrizal Darminto dalam rakor ini, diharapkan Provinsi Lampung dapat mengimplementasikan langkah-langkah strategis yang efektif untuk mengendalikan inflasi dan memastikan kestabilan harga barang dan jasa di daerah tersebut.

BACA JUGA :  MPK PWM Lampung Adakan Kajian Tentang Ham dan Advokasi Kaum Dhu'afa