RAGAM  

Backpacker Bogor: Merangkul Budaya Ransel dan Sosial

Di Bogor, terdapat sebuah komunitas bernama "Backpacker Bogor," yang merupakan cabang dari Backpacker Indonesia.

WARTAMU.ID, Bogor, 27 Oktober 2023 – Kehadiran kata “backpacker” mungkin telah akrab bagi sebagian besar dari kita. Istilah ini diadopsi dari Bahasa Inggris dan merujuk pada pelancong yang menjelajah dengan tas ransel di punggung mereka. Sejarah mencatat bahwa dulu, tas ransel adalah peralatan yang umumnya digunakan oleh para tentara dan dikenal sebagai “rucksack.” Namun, seiring berjalannya waktu, budaya backpacker telah berkembang menjadi sebuah gaya hidup yang memadukan petualangan dan kepedulian sosial.

Di Bogor, terdapat sebuah komunitas bernama “Backpacker Bogor,” yang merupakan cabang dari Backpacker Indonesia. Mereka tidak hanya mengadakan perjalanan ke berbagai wilayah dan kegiatan hiking, tetapi juga aktif dalam program sosial yang mendukung masyarakat, seperti bakti sosial ke panti jompo, mengajar di desa terpencil, dan distribusi bantuan ke daerah-daerah terdampak bencana.

Pada Jumat, 27 Oktober 2023, mereka mengadakan acara “Kopi Darat” (Kopdar) di Taman Ekspresi Sempur, Kota Bogor. Acara ini dihadiri oleh 11 anggota komunitas dan pengurus yang tersebar di Kota Madya dan Kabupaten. Suasana dalam acara begitu akrab dan penuh keceriaan. Selain berbagi pengalaman perjalanan, anggota baru pun diberikan kesempatan untuk berkenalan dengan anggota lain dan berbagi harapan untuk mempererat persaudaraan dalam komunitas.

Salah satu tujuan Kopdar adalah untuk merawat tali silaturahmi antaranggota dan menghimpun usulan-usulan yang relevan untuk pelaksanaan program-program selanjutnya. Tyas, seorang Admin BPI Bogor periode 2015-2017, berbagi cerita mengenai pengalaman bakti sosial dan perjalanan yang terorganisir selama masa kepengurusan.

Kegiatan Kopdar dimulai pukul 19.00 WIB dan berakhir pukul 22.46 WIB. Komunitas Backpacker Bogor ingin memahamkan bahwa menjadi seorang backpacker bukan hanya tentang menjelajahi tempat-tempat baru, tetapi juga tentang berbagi, membantu, dan membangun hubungan yang erat dengan sesama. Backpacker adalah turis yang melibatkan diri dalam petualangan, menggunakan tas ransel, dan bergerak efisien untuk meraih pengalaman terbaik.

Dalam perjalanannya, mereka berusaha mencakup lebih banyak destinasi daripada pelancong konvensional, dengan berjalan kaki dan menggunakan transportasi umum untuk merasakan keunikan setiap sudut yang ada.

BACA JUGA :  Emon Trisilo : Peringatan Mualid Nabi Muhammad SAW Bangkitkan Semangat Pembangunan Masjid Miftahul Huda

Komunitas Backpacker Bogor adalah contoh nyata bahwa petualangan dan kepedulian sosial bisa bersatu dalam satu perjalanan. Budaya ransel tidak hanya membawa kita ke tempat-tempat baru, tetapi juga membawa kita ke hati-hati yang membutuhkan.