RAGAM  

PD BSMI Kabupaten Sumenep Laksanakan Aksi Bagi-Bagi Nasi Bungkus untuk Pemulung, Abang Becak, dan Petugas Kebersihan

Ummi Ida, Koordinator Relawan Bulan Sabit Merah Kabupaten Sumenep, menjelaskan bahwa kegiatan bagi-bagi nasi bungkus (Nasbung) ini merupakan agenda rutin BSMI Kabupaten Sumenep yang dilaksanakan setiap minggu

WARTAMU.ID, SUMENEP – Pada 18 Mei 2024, Pengurus Daerah Bulan Sabit Merah Indonesia (PD BSMI) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, melaksanakan aksi sosial dengan membagikan nasi bungkus kepada para pemulung, abang becak, dan petugas kebersihan yang ada di seputaran Kota Sumenep.

Ummi Ida, Koordinator Relawan Bulan Sabit Merah Kabupaten Sumenep, menjelaskan bahwa kegiatan bagi-bagi nasi bungkus (Nasbung) ini merupakan agenda rutin BSMI Kabupaten Sumenep yang dilaksanakan setiap minggu. “Kegiatan ini kami lakukan untuk membantu meringankan beban para pemulung, abang becak, petugas kebersihan, dan juga ojek online (ojol) di seputaran Kota Sumenep,” ujarnya.

Program bagi-bagi nasi bungkus ini merupakan bagian dari amanah para donatur Bulan Sabit Merah (BSMI) Kabupaten Sumenep yang selalu mendukung kegiatan sosial kemanusiaan. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanahnya kepada kami. Dukungan mereka sangat berarti dalam menjalankan program-program sosial seperti ini,” tambah Ummi Ida.

Selain itu, Ummi Ida juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan BSMI Kabupaten Sumenep yang selalu berperan aktif dalam kegiatan dan aksi-aksi BSMI. “Peran serta para relawan sangat penting dalam keberhasilan setiap aksi kami. Semangat dan dedikasi mereka dalam membantu sesama sangat patut diapresiasi,” tuturnya.

Kegiatan bagi-bagi nasi bungkus ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan makan bagi mereka yang membutuhkan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama di masyarakat. Dengan adanya program ini, BSMI Kabupaten Sumenep berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Sumenep.

BACA JUGA :  Nenek Satinah Tinggal di Rumah Hampir Ambruk, Harapkan Bantuan Pemerintah dan Donatur