RAGAM  

PMM UMM Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup Santri Panti Asuhan Salman

PMM UMM Kelompok 20 Gelombang 2

WARTAMU.ID, Malang – Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang melakukan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) membantu meningkatkan kualitas hidup santri di Panti Asuhan Salman, Jl. Raya Candi VI No.193 Karangbesuki, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Para mahasiswa di bawah bimbingan dosen Dr. Ir. Aniek Iriany, MP. PMM itu merupakan kelompok 20 gelombang 2 yang beranggotakan lima orang yakni Fadia Adilah Maharani, Maulydina Ardianti, Amelia Sagita, dan Farach Aulia Syafira. Mereka bekerja keras untuk memberikan edukasi tentang pola hidup sehat serta berbagai kegiatan kreatif dan produktif yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup para santri.

Menurut Fadia Adilah Maharani, Panti Asuhan Salman memiliki tantangan dalam menerapkan pola hidup sehat di kalangan santri. Selama ini, para santri belum sepenuhnya memahami pentingnya konsumsi pangan sehat dan pola hidup yang teratur. Padahal, pemahaman dan penerapan pola hidup sehat sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan para santri. “Kami berharap para santri dapat menerapkan ilmu yang diberikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kualitas hidup mereka dapat meningkat,” kata Fadia. Melihat permasalahan tersebut, kelompok PMM 20 membuat program kerja berupa edukasi kesehatan dan diversifikasi pangan kepada para santri Panti Asuhan Salman. Harapannya, para santri dapat lebih memahami dan menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian mereka. Program kerja ini meliputi edukasi tentang pangan halal dan pola hidup sehat, praktik pembuatan sirup jeruk, penanaman bibit tanaman, pembuatan karya seni, dan lomba kaligrafi.

Program edukasi kesehatan dimulai dengan pemberian materi tentang pentingnya pola hidup sehat dan konsumsi pangan halal. Mahasiswa PMM memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi dan bagaimana menjaga kebersihan diri serta lingkungan. Pemberian materi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para santri tentang pentingnya asupan makanan yang baik dan sehat bagi tubuh. Sebagai bagian dari upaya diversifikasi pangan, para santri diajak untuk membuat sirup jeruk yang kaya akan vitamin C. Kegiatan ini melibatkan santri dalam seluruh proses pembuatan, mulai dari persiapan bahan, pengupasan kulit jeruk, pemerasan jeruk, hingga meracik dan mencicipi sirup yang telah dibuat. Para santri sangat antusias dan aktif berpartisipasi dalam setiap tahapan, yang menunjukkan keberhasilan program dalam melibatkan anak-anak secara langsung. Selain fokus pada kesehatan, program PMM ini juga mencakup kegiatan untuk mengasah kreativitas dan imajinasi para santri. Kegiatan membuat karya seni seperti kaligrafi dilakukan secara individu dan kelompok. Para santri dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dan diberikan kebebasan untuk berkreasi dengan bimbingan dari mahasiswa PMM. Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian hadiah sebagai bentuk apresiasi atas karya-karya yang telah dibuat oleh para santri.

BACA JUGA :  Penurunan Stunting Jadi Isu Strategi Program Kolaborasi MPKU PWM DIY, Makes Aisyiyah & BKKBN
PMM UMM Kelompok 20 Gelombang 2

Pelaksanaan kegiatan PMM di Panti Asuhan Salman didukung oleh berbagai faktor, termasuk keramahan dan antusiasme tinggi dari para santri dan pengurus panti. Kemudahan perizinan dan tersedianya fasilitas yang memadai juga turut mendukung kelancaran program. Kolaborasi yang baik antara mahasiswa PMM dan berbagai pihak yang berkompeten, termasuk dosen pembimbing lapang, menjadi faktor kunci suksesnya kegiatan ini. Namun, terdapat beberapa kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program. Salah satunya adalah penjadwalan kegiatan yang terkadang berbenturan dengan aktivitas rutin para santri, sehingga sulit untuk mengumpulkan mereka secara tepat waktu. Cuaca yang tidak mendukung juga menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan di luar ruangan.

Secara keseluruhan, program PMM yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang kelompok 20 gelombang 02 di Panti Asuhan Salman berhasil dilaksanakan dengan lancar dan mendapat respon positif dari para santri. Program kerja yang telah dilaksanakan meliputi pemberian materi edukasi tentang pangan halal, pembuatan jus jeruk, penanaman bibit tanaman, pembuatan karya seni, dan lomba kaligrafi. Program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman para santri mengenai pola hidup sehat, tetapi juga mengasah kreativitas mereka. Keberhasilan program ini tidak lepas dari kerjasama yang baik antara mahasiswa PMM dan para santri, serta dukungan dari berbagai pihak yang terlibat.

Sebagai saran, kegiatan yang dilakukan oleh PMM diharapkan dapat menjadi awal dari perubahan yang lebih besar di lingkungan Panti Asuhan Salman. Diharapkan para pengurus panti dapat terus mengadakan kegiatan serupa untuk meningkatkan produktivitas dan solidaritas para santri. Selain itu, para santri diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang telah diberikan oleh mahasiswa PMM untuk meningkatkan semangat belajar dan kreativitas mereka di masa mendatang. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan salah satu bentuk nyata dari upaya hilirisasi hasil penelitian kampus ke tengah masyarakat. Melalui program ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih sehat dan produktif, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi para santri di Panti Asuhan Salman. Keberhasilan program ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat dalam menciptakan perubahan positif.

BACA JUGA :  Problematika Sistem Ketatanegaraan Indonesia

Dengan adanya kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Malang terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penerapan hasil-hasil penelitiannya. Semoga program-program serupa dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat yang lebih luas lagi di masa depan. Program PMM yang dilaksanakan oleh mahasiswa UMM ini merupakan cerminan dari prinsip-prinsip yang dianut oleh universitas dalam mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang teori-teori di dalam kelas, tetapi juga mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan nyata. Ini adalah langkah penting dalam membangun karakter mahasiswa yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga peduli dan berkontribusi bagi masyarakat.

Dalam proses pelaksanaan program PMM di Panti Asuhan Salman, mahasiswa belajar banyak tentang pentingnya kerjasama dan komunikasi yang efektif. Mereka harus beradaptasi dengan berbagai kondisi dan situasi yang ada di lapangan, serta belajar untuk memahami dan menghargai kebutuhan dan harapan para santri. Ini adalah pengalaman berharga yang tidak bisa didapatkan di dalam kelas, dan merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang holistik. Panti Asuhan Salman, sebagai salah satu mitra dalam program PMM ini, juga mendapatkan banyak manfaat. Para santri mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan-kegiatan yang dilakukan juga membantu mempererat hubungan antar santri dan membangun rasa kebersamaan dan solidaritas di antara mereka.

Program ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya untuk mengadakan kegiatan serupa. Dengan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat, kita dapat menciptakan generasi muda yang lebih peduli dan berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat. Selain itu, kegiatan seperti ini juga dapat membantu mendekatkan dunia pendidikan dengan masyarakat, sehingga hasil-hasil penelitian dan inovasi yang dihasilkan oleh institusi pendidikan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dalam jangka panjang, program-program seperti ini dapat membantu menciptakan perubahan yang positif dan berkelanjutan di masyarakat. Dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga masyarakat, kita dapat menciptakan sinergi yang kuat untuk mencapai tujuan bersama. Universitas Muhammadiyah Malang, melalui program PMM ini, telah menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas di masa depan.