Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.
DAERAH  

16.000 Anak Muda Bergerak! MDMC dan Plan Indonesia Cetak Pemimpin Tangguh Hadapi Krisis Iklim dan Bencana

Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, turut mengapresiasi seluruh capaian program ini. “Festival Rana Muda tidak hanya dinilai positif oleh MDMC

WARTAMU.ID, Depok – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama Plan Indonesia melalui Program Urban Nexus Fase 2 berhasil menggerakkan lebih dari 16.000 anak muda dalam aksi nyata pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim. Capaian ini membuktikan bahwa generasi muda bukan hanya kelompok yang terdampak, tetapi juga mampu menjadi pelopor perubahan dan pemimpin masa depan dalam membangun ketangguhan kota.

Sebagai puncak dan penutup program, digelar Festival Rana Muda pada Selasa, 20 Mei 2025, di Gedung Dibaleka, Kompleks Kantor Wali Kota Depok. Lebih dari 350 peserta hadir dari berbagai kalangan, termasuk mitra pembangunan, pemangku kepentingan, dan terutama anak-anak muda. Dalam momentum ini juga dikukuhkan Depok Youth Disaster Warrior atau Forum Pemuda Tanggap Bencana Kota Depok sebagai forum kesinambungan aksi.

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

Selama tiga tahun, Urban Nexus dilaksanakan di Kota Depok, khususnya di Kecamatan Cipayung dan Sawangan. Program ini fokus pada peningkatan kapasitas, partisipasi, dan kepemimpinan kaum muda dalam menghadapi risiko bencana dan perubahan iklim di wilayah perkotaan. “Festival Rana Muda menjadi mekanisme diseminasi hasil sekaligus simbol serah terima pembelajaran program ini kepada para pemangku kepentingan. Praktik baik yang telah dilakukan diharapkan bisa direplikasi oleh MDMC di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Khoirul Anas, Project Coordinator Urban Nexus MDMC.

Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, turut mengapresiasi seluruh capaian program ini. “Festival Rana Muda tidak hanya dinilai positif oleh MDMC, tetapi juga oleh Pemerintah Kota Depok. Sebanyak 150 relawan muda, termasuk dari kalangan disabilitas, telah dilahirkan dan siap melanjutkan estafet gerakan. Pemerintah Kota Depok bahkan menyatakan komitmen untuk mendukung keberlanjutan kegiatan ini,” tuturnya.

BACA JUGA :  Penguatan Tata Kelola Komunitas Bagi Penggerak Literasi

Ia menambahkan bahwa Urban Nexus Fase 2 menjadi contoh kolaborasi dan inovasi yang kuat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Plan International dan seluruh mitra. Keterlibatan kaum muda, termasuk penyandang disabilitas secara proporsional, mencerminkan semangat inklusif yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan berkelanjutan,” jelas Budi.

Selama program berjalan, telah tercetak 158 pemimpin muda dari Kota Depok dan 27 provinsi lainnya. Mereka telah melaksanakan lebih dari 290 aksi nyata terkait iklim dan kebencanaan. Capaian lain yang patut disorot adalah keterlibatan 61% perempuan muda, termasuk anak muda disabilitas, yang menunjukkan kuatnya inklusi sosial dalam program ini.

MDMC terus mendampingi generasi muda melalui pendekatan partisipatif dan penguatan kapasitas, mendorong tumbuhnya komunitas tangguh perkotaan yang siap menghadapi krisis. “Dengan memberi ruang dan peran bagi anak muda dalam kesiapsiagaan dan adaptasi iklim, kita sejatinya tengah berinvestasi untuk masa depan yang tangguh dan berkelanjutan,” tutup Khoirul Anas.

Festival Rana Muda bukan sekadar acara penutupan, tetapi simbol gerakan keberlanjutan, bahwa masa depan Indonesia yang tahan bencana dan adaptif terhadap perubahan iklim dimulai dari kesadaran dan aksi anak mudanya hari ini.