WARTAMU.ID, WAY KANAN – Sampah plastik yang selama ini menjadi persoalan lingkungan dimanfaatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah OKU Timur menjadi produk yang memiliki nilai guna melalui pembuatan ecobrick di Kampung Sukabumi, Kecamatan Buay Bahuga, Kabupaten Way Kanan, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan mahasiswa KKN Kelompok 03 Universitas Muhammadiyah OKU Timur bersama masyarakat setempat sebagai bagian dari program kerja yang mengangkat pemanfaatan limbah dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam praktiknya, sampah plastik yang telah dikumpulkan dipilah dan dibersihkan terlebih dahulu. Selanjutnya, sampah plastik dimasukkan ke dalam botol plastik bekas dan dipadatkan hingga menghasilkan ecobrick yang kokoh.
Ecobrick merupakan botol plastik bekas yang diisi dan dipadatkan dengan sampah plastik nonorganik hingga memiliki kepadatan tertentu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk berbagai produk atau konstruksi sederhana.
Hasil ecobrick dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kursi, meja, pot tanaman, taman sederhana, pembatas area, hingga berbagai bentuk kerajinan dan fasilitas lingkungan. Dengan demikian, sampah plastik yang sulit terurai tidak langsung dibuang, tetapi terlebih dahulu dimanfaatkan menjadi material yang dapat digunakan kembali.
Bagi mahasiswa KKN Kelompok 03, kegiatan tersebut tidak sekadar menghasilkan produk dari limbah. Pembuatan ecobrick juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah plastik sejak dari sumbernya.
Proses pembuatan dilakukan secara bersama-sama. Mahasiswa dan masyarakat mengumpulkan plastik bekas, memasukkannya ke dalam botol, kemudian memadatkannya secara bertahap hingga botol menjadi cukup padat dan kokoh untuk dimanfaatkan.
Selain memberikan pengetahuan kepada masyarakat, kegiatan tersebut menjadi pengalaman bagi mahasiswa KKN Kelompok 03 dalam melaksanakan program pengabdian yang berkaitan langsung dengan persoalan lingkungan di tengah masyarakat.
Pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick diharapkan dapat menjadi contoh sederhana bahwa limbah rumah tangga masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan apabila dikelola secara kreatif dan tepat.
Mahasiswa KKN Kelompok 03 Universitas Muhammadiyah OKU Timur berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai program selama masa KKN, tetapi dapat dikembangkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Kampung Sukabumi. Upaya tersebut sekaligus diharapkan dapat membantu mengurangi sampah plastik dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
Melalui kegiatan di Kampung Sukabumi, mahasiswa KKN Kelompok 03 berupaya menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak selalu membutuhkan teknologi rumit. Dengan kreativitas, keterlibatan masyarakat, dan kebiasaan memilah sampah, limbah plastik dapat diubah menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.






