WARTAMU.ID, GARUT – Kamis (21/08/2025) bertempat di SPPG SMP Muhammadiyah Garut, digelar Launching Perdana MBG Muhammadiyah Garut. Acara ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut, organisasi otonom tingkat daerah Garut, SPPI, Korwil dan Korda MBG MU, Forkopimcam Kecamatan Garut Kota (Camat, Kapolsek, Danramil), Kepala Puskesmas Siliwangi, Lurah Regol, sekolah pengusung, serta seluruh karyawan MBG Muhammadiyah SPPG SMP Muhammadiyah Garut.
Ketua PD Muhammadiyah Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Muhammadiyah Garut untuk turut menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami sudah mengusulkan delapan dapur MBG Muhammadiyah, dan semuanya sudah mendapat centang biru. Alhamdulillah, hari ini SPPG pertama resmi dilaunching,” ujar Agus.
Agus menegaskan, program ini merupakan momentum penting bagi Muhammadiyah untuk menjalankan salah satu misi utama yang diwariskan KH Ahmad Dahlan, yakni schooling, healing, dan feeding. Pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi kerakyatan adalah bagian dari jihad ekonomi Muhammadiyah.
Sebagai bentuk dukungan kelembagaan, PD Muhammadiyah Garut juga mendirikan PT. Surya Garut Abadi (PT Surga Abadi) yang akan mengawal pelaksanaan MBG Muhammadiyah bersama Majelis Hukum dan HAM PDM Garut. Selain itu, seluruh karyawan MBG Muhammadiyah di semua SPPG diwajibkan mengikuti pengajian rutin sebulan sekali di Gedung Muhammadiyah Garut.
Sementara itu, Camat Garut Kota Rena Sudrajat, M.Si mengapresiasi peran Muhammadiyah dalam menyukseskan program ini di wilayahnya. Ia berharap adanya kolaborasi erat dengan kecamatan, puskesmas, serta RT dan RW setempat.
“Ke depan, program ini tidak hanya sebatas memberikan makanan bergizi, tetapi juga disertai pemeriksaan kesehatan bagi penerima manfaat, termasuk anak-anak dan ibu melahirkan. Bahkan, karyawan MBG Muhammadiyah juga akan diperiksa kesehatannya secara berkala untuk menjaga kualitas makanan,” jelas Rena.
Dalam tausiyah penutup, Ketua PW Muhammadiyah Jawa Barat, Prof. Dr. KH Ahmad Dahlan, M.Ag, menekankan bahwa program MBG ini adalah bagian dari dakwah dan ukhuwah islamiyyah, sekaligus persiapan menuju Indonesia Emas 2045.
“Generasi hebat hanya bisa lahir jika dipersiapkan dengan baik, salah satunya melalui asupan bergizi. Islam mengajarkan makanan tidak hanya halal, tetapi juga halalan thayyiban. Fondasi ini akan menguatkan fisik sekaligus mental-spiritual anak-anak kita,” tuturnya.
Prof. Ahmad Dahlan berharap Muhammadiyah Garut terus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi Muhammadiyah Jawa Barat: Bermarwah, Berkemajuan, dan Berkepastian Masa Depan.












