RAGAM  

Siti Sa’adah: Perempuan Inspiratif di Balik Kemajuan Fakultas Ilmu Komunikasi Uniba Madura

Foto Siti Sa'adah M.M Dekan Muda Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bahaudin Mudhary(UNIBA)Madura (Doc.Ludi Wartamu.id)

WARTAMU.ID Sumenep– Di tengah dinamika dunia pendidikan tinggi yang terus berkembang, sosok akademisi yang mampu memadukan kepemimpinan, pengalaman profesional, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi kebutuhan penting bagi kemajuan perguruan tinggi. Salah satu figur yang menunjukkan kiprah tersebut adalah Siti Sa’adah, MM., Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura.

Lahir di Bandung pada 21 November 1993, Siti Sa’adah menempuh pendidikan Sarjana hingga Magister di Universitas Sangga Buana. Sejak awal, ia menaruh perhatian besar pada bidang pendidikan dan manajemen yang kemudian mengantarkannya mendalami berbagai disiplin ilmu, mulai dari Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), Manajemen Pemasaran, Manajemen Strategi, Kewirausahaan, hingga pengembangan organisasi.

Perjalanan kariernya di dunia pendidikan tinggi tidak dibangun dalam waktu singkat. Selama kurang lebih satu dekade, tepatnya sejak 2012 hingga 2022, ia mengabdikan diri di Universitas Sangga Buana dengan berbagai tanggung jawab strategis. Mulai dari pengelolaan perpustakaan, bidang akademik, hingga aktif di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).

Pengalaman lintas bidang tersebut membentuk pemahaman yang kuat mengenai tata kelola perguruan tinggi, pelayanan akademik, pengembangan riset, serta pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Bekal itulah yang kemudian mengantarkannya dipercaya menjabat sebagai Manajer Akademik pada periode 2023–2024.

Dalam jabatan tersebut, Siti Sa’adah berperan dalam pengelolaan administrasi akademik, peningkatan mutu pembelajaran, serta koordinasi berbagai program akademik. Hingga akhirnya, pada tahun 2024, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Uniba Madura.

Sebagai dekan, fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat budaya riset, mengembangkan sumber daya manusia, serta memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai institusi dan mitra strategis.

Di ruang kelas, Siti Sa’adah dikenal sebagai dosen yang memiliki pengalaman mengajar lintas disiplin ilmu. Berbagai mata kuliah pernah diampunya, antara lain Pengantar Bisnis, Supply Chain Management (SCM), Business Statistics, Statistics and Probability, Manajemen Proyek, Manajemen Strategi, Matematika, hingga Indonesian and Scientific Writing.

Kemampuannya mengajar di berbagai bidang menunjukkan kapasitasnya dalam mengintegrasikan pendekatan manajerial, analisis kuantitatif, serta pengembangan keterampilan akademik mahasiswa.

BACA JUGA :  Berikut 10 Link Twibbon Tahun Baru Islam 1444H/2022M

Tak hanya aktif dalam dunia pendidikan, Siti Sa’adah juga produktif dalam bidang penelitian. Kajian yang dikembangkannya berfokus pada peningkatan kinerja organisasi, pengembangan sumber daya manusia, pemasaran digital, perilaku konsumen, loyalitas pelanggan, hingga penguatan daya saing UMKM.

Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian penelitiannya turut berkembang pada isu pembangunan berkelanjutan, seperti green economy, blue economy, Sustainable Development Goals (SDGs), pemberdayaan masyarakat, serta transformasi digital.

Komitmennya dalam menghasilkan karya ilmiah yang berdampak nyata bagi masyarakat membuahkan berbagai capaian. Sejumlah hasil penelitiannya telah dipublikasikan di jurnal nasional maupun internasional. Bahkan, ia pernah meraih penghargaan Best Paper pada forum ilmiah internasional serta memperoleh berbagai pendanaan kompetitif penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui program BIMA dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta dukungan dari BRIDA Kabupaten Sumenep.

Semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi juga diwujudkannya melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Ia aktif mendampingi pelaku UMKM, kelompok petani garam, pembudidaya rumput laut, pelaku ekonomi kreatif, hingga generasi muda melalui pelatihan kewirausahaan, digital marketing, komunikasi efektif, dan penerapan teknologi tepat guna.

Selain itu, Siti Sa’adah juga aktif dalam organisasi profesi dan keilmuan. Ia tercatat sebagai anggota Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) dan Perkumpulan Program Studi Film, Televisi Indonesia (PROSFISI). Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upayanya memperluas jejaring akademik sekaligus mendorong kolaborasi penelitian dan peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

Bagi Siti Sa’adah, pendidikan bukan sekadar proses transfer pengetahuan. Lebih dari itu, pendidikan merupakan sarana membangun karakter, menumbuhkan inovasi, serta menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan. Karena itu, ia selalu mendorong mahasiswa untuk menjadi pribadi yang adaptif, kreatif, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan dedikasi yang konsisten dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kepemimpinan akademik, Siti Sa’adah terus meneguhkan perannya sebagai akademisi yang berkomitmen membangun perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Semangat kolaborasi, profesionalisme, dan kebermanfaatan menjadi nilai yang senantiasa mengiringi setiap langkah pengabdiannya untuk dunia pendidikan dan masyarakat.