Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.
RAGAM  

Apakah Baca Ta’awudz Saat Shalat Termasuk Bid’ah? Berikut Penjelasannya

Ilustrasi Gambar oleh falco dari Pixabay

WARTAMU.ID, Yogjakarta – Apakah membaca ta’awwudz sewaktu memulai salat sebelum takbiratul ikhram termasuk bid’ah? Bagaimana maksudnya QS. al-A’raf ayat 200 dan bagaimana kebolehan Nabi terhadap seorang sahabat ‘Amr bin al-‘Ash, dinasehati untuk ber-ta’awwudz bila dalam bacaan Qur’annya di waktu salat mengalami gangguan?

Menurut Majelis Tarjih, yang dituntunkan dalam salat membaca ta’awwudz adalah sebelum membaca Surat al-Fatihah, sebagaimana telah disepakati dan dijadikan rumusan untuk menjadi tuntunan dalam melaksanakan bacaan al-Fatihah dan sebagaimana kita ketahui bersama dalam Himpunan Putusan Tarjih (HPT).

Adapun kalau bacaan ta’awwudz dianjurkan itu untuk menghindari godaan syaitan, khususnva pada awal memulai bacaan al-Qur’an, demikian pula kalau seseorang merasa tergoda dalam konsentrasinya, dianjurkan untuk membaca ta’awwudz, termasuk di tengah-tengah salat sebagaimana tersebut dalam Hadis.

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

Bacaan ta’awwudz demikian setelah dilakukan bila seseorang merasa tergoda dalam konsentrasi menghadapi sesuatu yang baik termasuk beribadah, sebagaimana dialami oleh Rasulullah saw; yang diriwayatkan oleh Muslim iuga dari Abi Darda:

Dari Abu Darda ia berkata, pada waktu Nabi saw melakukan salat maka kami (para sahabat) mendengar beliau mengucap: “A’uudzu billahi minka”, kemudian mengucap “al-anuka bila’natilah” tiga kali dan membentangkan tangannya seakan-akan mendapatkan sesuatu. Setelab selesai salat kami (para sahabat) menanyakan: kami mendengar dalam salat engkau mengucapkan sesuatu yang belum pernah Kau ucapkan sebelum itu dan engkau membentangkan tanganmu

. Nabi bersabda: “Sesunguhnya musuh Allab itu iblis, datang dengan nyala api untuk membakar wajahku, maka aku mengucap: A’uudzubillahi minka…” (HR. Muslim).

BACA JUGA :  Tabligh Akbar di Kota Metro, Undang Ustadz Adi Hidayat, LC., MA.

Sebetulnya tidaklah salah membaca ta’awwudz sewaktu akan melakukan salat tergoda konsentrasinya, tetapi bukanlah merupakan tuntunan untuk dilakukan terus-menerus yang menjadikan rangkaian niat atau permulaan salat. Tegasnya, suatu kebolehan jika ada godaan, tetapi bukan merupakan rangkaian dalam ketentuan mengawali ibadah salat.

Itulah karena an-Nawawi memasukkan Hadist itu dalam komentarnya terhadap kitab shahih Muslim Bab Kebolehan melaknat syaitan di tengah-tengah melakukan salat dan mohon pedindungan dari godaannya.

Sumber : muhammadiyah.or.id