Bupati Bima : Jangan Suka Fitnah

  • Bagikan
Bupati Bima, Indah Dayamayanti Putri (IDP)

WARTAMU.ID, Bima – Bupati Bima, Indah Dayamayanti Putri (IDP) menanggapi isu fitnah yang dilontarkan salah satu oknum Anggota Dewan Partai Nasdem, Edy Muhlis yang menyebutkannya terlibat dalam menerima aliran dana dari mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bima .

Dalam konferensi pers beberapa hari lalu, Edy Muhlis menuduh IDP Bupati Bima menerima aliran fee proyek sebesar Rp. 275 juta melalui Mantan Kepala Dinas Perhubungan, Syafrudin, dan dipergunakan untuk kepentingan Pilkada.

“IDP Bupati Bima Saya sangat kaget, apa yang di katakan oleh oknum anggota DPRD kab Bima Edy Muhlis bahwa Bupati Bima IDP menerima uang sebanyak Rp275 juta dari mantan Kadis Perhubungan, uang itu katanya diserahkan oleh H . Aswad,” jelas Bupati Bima saat dihubungi oleh Wartamud: di Pandopo Bupati, Jumat, (24/9/2021).

IDP menyampaikan pada masyarakat Kabupaten Bima tidak terkecuali anggota DPRD dan para pegiat media, tidak boleh menyampaikan fitnah. Fitnah itu hal yang tidak diketahui kebenarannya dan tidak bisa dibuktikan kebenarannya.bahwa segala sesuatu yang kita ucapkan itu harus valid dan profesional maupun Kebenaran yang sesungguhnya bukan berbicara tanpa data yang ril itu sama hal nya fitnah ujar IDP Bupati Bima .

Ia menyarankan kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan untuk menempuh jalur hukum sehingga tidak terjadi fitnah dan tidak menyeret pihak lain.kalau persoalan ini seharusnya ranah hukum bukan fitnah sana Sini tanpa ada barang bukti jangan suka menyeret nama orang lain kalau belum terbukti .Saya selaku Bupati Bima masih fokus pada penanangan Covid 19 ini.jika ada yang dirugikan, jangan hanya mengadu ke anggota dewan. Tapi juga mengadu ke pihak kepolisian. Silakan melaporkan dan proses secara hukum, saya akan mendukung dan kita akan melihat dari sisi pembuktian agar tidak terjadi fitnah maupun jangan sampai ada hal hal yang tidak di inginkan maupun mencemarkan nama baik saya yang tidak tau persolan tersebut.” tegasnyA IDP Bupati Bima .

IDP Bupati Bima dalam situasi pendemi Covid seperti ini, dirinya fokus berbenah untuk membangun daerah menjadi lebih baik menuju Bima Ramah Berkemajuan demi Indonesia Maju ,bukan hanya dirinya saja, namun semua berkewajiban berbuat membangun daerah lebih maju.

Kritik itu boleh hal biasa sebagai pengigat dan mengigatkan mereka untuk bekerja dengan baik lagi membangun daerah dengan cara bijaksana dan profesional demi kepentingan Kemasyalahatan umat dan bangsa ini. Semua orang boleh kritik , tapi harus mampu menciptakan solusi dan membangun. Tidak berarti dari pihak oposisi saja yang mengkritik, dari pihak pendukung pemerintahan IDP Dahlan bisa aja,” ujar IDP dengan bijak.
(FEN wartamuID ).

 445 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *