WARTAMU.ID Sumenep – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Hj. Nawa Supatra, jamaah haji asal Dusun Gung-Gung, Desa Kerta Barat, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, meninggal dunia setelah berhasil menunaikan rangkaian puncak ibadah haji, termasuk wukuf di Arafah dan prosesi Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).
Informasi wafatnya almarhumah disampaikan Ketua Kloter SUB 78, Said Samsuri, yang saat ini mendampingi jamaah haji di Arab Saudi. Menurutnya, kabar duka tersebut telah diteruskan kepada keluarga dan pihak terkait di Kabupaten Sumenep.
“Kabar duka ini telah kami sampaikan kepada keluarga almarhumah dan Kementerian Agama Kabupaten Sumenep,” ujar Said Samsuri.
Ia menjelaskan, kondisi kesehatan almarhumah telah menurun sebelum pelaksanaan wukuf sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit King Faisal Abdul Aziz, Makkah. Namun demikian, melalui program Safari Wukuf yang disiapkan pemerintah bagi jamaah sakit, almarhumah tetap dapat menjalankan rukun haji yang menjadi puncak ibadah haji.
Dalam program tersebut, jamaah yang tengah dirawat tetap diberangkatkan ke Arafah dengan pendampingan tenaga medis untuk melaksanakan wukuf secara sah sesuai syariat Islam.
“Almarhumah mengikuti Safari Wukuf. Saat wukuf beliau dihadirkan ke Arafah dengan pengawasan tim medis, kemudian setelah selesai kembali dirawat di rumah sakit,” jelasnya.
Setelah seluruh rangkaian Armuzna selesai dilaksanakan, kondisi kesehatan almarhumah terus mengalami penurunan. Tim medis yang menangani menyatakan kondisinya kritis dalam beberapa hari terakhir hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir pada pukul 00.56 Waktu Arab Saudi (WAS).
“Almarhumah wafat akibat komplikasi penyakit yang dideritanya selama menjalani perawatan. Beliau meninggal dunia pada pukul 00.56 WAS dan dimakamkan di Makkah,” ungkap Samsuri.
Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Sumenep. Namun, keluarga juga mendapatkan penghiburan karena almarhumah berpulang setelah berhasil menunaikan rukun haji di Tanah Suci.
Di sisi lain, Samsuri memastikan kondisi mayoritas jamaah haji Kloter SUB 78 dalam keadaan baik. Meski terdapat dua jamaah yang sempat dirujuk ke rumah sakit akibat kelelahan pasca Armuzna, salah satunya telah kembali bergabung dengan rombongan setelah dinyatakan pulih.
“Alhamdulillah, secara umum kondisi kesehatan jamaah Kloter SUB 78 baik dan seluruh rangkaian ibadah haji telah dapat dilaksanakan dengan lancar,”Ungkapnya.
Saat ini jamaah Kloter SUB 78 bersiap melaksanakan thawaf wada’ atau tawaf perpisahan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Madinah. Sambil menunggu jadwal keberangkatan, para jamaah memanfaatkan waktu dengan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram dan melaksanakan berbagai amalan sunnah lainnya.
Samsuri juga mengimbau keluarga jamaah di tanah air untuk terus memberikan doa dan dukungan moril agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan keselamatan hingga kembali ke Indonesia.
“Kami berharap keluarga terus mendoakan jamaah agar senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan keselamatan hingga kembali ke tanah air. Dukungan keluarga sangat berarti bagi jamaah selama berada di Tanah Suci,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumenep, KH. Ahmad Halimy, SE., M.Pd.I, atas nama keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumenep menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Hj. Nawa Supatra.
“Atas nama keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumenep, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah husnul khatimah, menjadi hajjah yang mabrurah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.












