DAERAH  

Hadirkan Ketum PP Muhammadiyah, PCM Banguntapan Selatan Adakan Peletakan Batu Pertama di Tanah Wakaf

Peletakan batu pertama pada Masjid Ahmad Dahlan

WARTAMU.ID, Yogjakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. menghadiri undangan PCM Banguntapan Selatan untuk peletakan batu pertama pada Masjid Ahmad Dahlan. Masjid ini di bangun di atas tanah wakaf seluas kurang lebih 2600 M2. Tanah wakaf pemberian Almarhum Bapak H. Suradi yang berlokasi di Jalan Pleret ini direncanakan menjadi pusat dakwah PCM Banguntapan selatan melalui beragam aktivitas keagamaan dan pendidikan. Rabu (30/03/2022)

Dalam sambutannya, Ketua PCM Banguntapan selatan, Bapak Drs. Wakija menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepercayaan masyarakat kepada Muhammadiyah.

Peletakan batu pertama pada Masjid Ahmad Dahlan

Untuk menjaga amanah dan kepercayaan tersebut maka tanah wakaf pemberian Almarhum Bapak H. Suradi ini akan segera kita manfaatkan sesuai dengan amanah yang diberikan. Semasa hidup, Bapak H. Suradi berpesan agar di tanah yang beliau wakafkan ini dapat didirikan masjid, terang sosok pendidik yang bijak ini.

Lebih lanjut Bapak Drs. Wakijo melaporkan progress pembangunan masjid Ahmad Dahlan yang di targetkan akan selesai sebelum Muktamar Muhammadiyah di helat.

Di tanah wakaf ini juga akan kami dirikan laboratorium sekolah alam. Mohon doanya semoga dengan wasilah tanah wakaf dari almarhum bapak H. Suradi dapat kita optimalkan semaksimal mungkin untuk kemaslahatan umat, terangnya. Untuk itu Laboratorium sekolah alam yang telah di gagas oleh majelis Dikdasmen PCM Banguntapan Selatan dibawah koordinasi Prof. Harun dan Doktor Hardi semoga dapat segera terwujud dan melahirkan generasi yang mampu menjawab tantangan kehidupan di masa depan, imbuhnya.

Peletakan batu pertama pada Masjid Ahmad Dahlan

Sementara itu, Sdr. Melinda cucu dari Almarhum Bapak H.Suradi yang mewakili keluarga muwakif dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas gerak cepat Muhammadiyah dalam merespon kebermanfaat tanah wakaf yang telah diberikan oleh eyangnya.

Saya hadir bersama pakde dan bude saya juga, dan kami merasa bersyukur dengan apa yang kami saksikan hari ini. Semoga progress pembangunannya dapat berjalan dengan lancar dan maslahat bagi kemajuan umat.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bapak Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. mengawali tausyiahnya menyampaikan terima kasih secara kelembagaan.

Saya mewakili persyarikatan menghaturkan terima kasih kepada keluarga muwakif atas kepercayaannya kepada Muhammadiyah. In Syaa allah ini menjadi bagian amal jariyah keluarga. Di atas Tanah Wakaf ini akan didirikan masjid dan sekolah. Terdapat tiga perkara yang amal kebaikannya akan terus mengalir, sadaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholih yang mendoakan orang tua.

Untuk mewujudkan anak sholih yang mendo’akan orang tua diperlukan penanaman nilai dan ilmu. Sementara untuk menanamkan ilmu, memerlukan tempat, sarana dan prasarana. Maka tiga perkara sadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholih tidak dapat dipisahkan.

Mari kita sama-sama mengikhtiarkan agar kita meninggalkan generasi yang kuat. Kuat iman, ilmu dan ekonomi melalui pendidikan berbasis masjid dan sekolah. Pesan Prof. Haedar menutup tausyiahnya.

Acara pelatakan batu pertama di tanah wakaf ini juga di hadiri oleh Ketua PDM Bantul, Drs. H. Sahari, Wakil Ketua PWM DIY Prof. Tasman, Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten serta Uspika setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *