RAGAM  

Isu Masalah Global, Umat Islam Perlu Suara Lebih Vokal

Hal tersebut disampaikan Prof Syafiq Mughni saat bersilaturahmi bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Way Kanan di Almer Homestay Baradatu Sabtu (5/3).

WARTAMU.ID, Way Kanan (Lampung) – Umat Islam perlu memberikan suara lebih vokal terkait permasalahan global. Dengan ciri sebagai Umat Wasathiyah, di tengah-tengah, yaitu umat yang bersifat adil.

Hal tersebut disampaikan Prof Syafiq Mughni saat bersilaturahmi bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Way Kanan di Almer Homestay Baradatu Sabtu (5/3).

Prof Syafiq Mughni didampingi PWM Lampung, disambut jajaran PDM Way Kanan, Pimpinan Pleno, PCM Baradatu, Ketua dan Anggota Pemuda Muhammadiyah.

Prof Syafiq Mughni yang juga merupakan Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAP)  mengatakan bahwa Muhammadiyah bertekad menjadikan masyarakat Islam yang adil makmur.

Tekad Muhammadiyah adalah memajukan umat, bangsa dan tata dunia global. Yaitu dunia yang adil, maju dan sejahtera.

Tuntutan masyarakat terhadap peran Muhammadiyah dalam permasalahan global juga urgent dan tidak bisa dilepaskan dari hubungan antar negara.

Muhammadiyah telah turut menjadi kontek group dalam perdamaian Bangsa Moro di Filipina Selatan. Muhammadiyah bersama NU juga turut berupaya menjembatani perdamaian di Afghanistan. Juga turut menjembatani usaha perdamaian Muslim Myanmar dan Umat Budha di Rangoon. Memberikan beasiswa bagi pemuda Muslim Thailand Selatan untuk sekolah di Sekolah2 Muhammadiyah.

Umat Islam perlu memberikan suara lebih vokal terkait permasalahan global. Dengan ciri sebagai Umat Wasathiyah, di tengah-tengah, yaitu umat yang bersifat adil. Umat Islam harus bekerjasama dengan unsur di luar Islam dalam menciptakan kepercayaan atas kemanusiaan, demokrasi dan kebebasan beragama.

Problem umat Islam antara lain soal ukhuwah, baik internal maupun eksternal. Persoalan lain yaitu masih belum matang dalam demokrasi.

BACA JUGA :  Bayar Hutang Puasa Dengan Qodla dan Fidyah, Berikut Ketentuannya