Kapolres Tindak Oknum Polantas yang viral di Media Sosial

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko,S.IK.

WARTAMU.ID, Bima NTB – Terkait insiden oknum Polres Bima, terhadap pengendara motor yang viral di media sosial, serta untuk mempertangung jawabkan perbuatannya, oknum satlantas Polres Bima ini harus berurusan dengan propam Polres Bima, Sedangkan pihak Polres yang langsung dipimpin oleh Kapolres Kab Bima AKBP Heru Sasongko,S.IK, telah menyampaikan permohonan maaf, terkait insiden ini, dan keduanya telah sepakat (Polres Bima dan Korban /Keluarga) dan sama sama menerima dengan baik permintaan maaf dari Polres Bima melalui Kapolres, namun hukuman pidana tetap dijalani oleh pelaku (oknum.red) masih dalam tahanan.

Dari pantauan wartamu.id bahwa pasca insiden ini, tidak menggangu pelayanan publik, di Polres Bima, bahkan Polres Bima, tetap melayani masyarakat dengan profesional dan bijaksana baik, berupaya melaksanakan tugas dengan profesional.

Saat dikonfirmasi wartamu id Kapolres mengatakan bahwa, “Hukum harus ditegakkan kepada siapapun, dan itu harus tegas, siapapun yang melakukan kesalahan pasti akan di proses secara hukum demi tegaknya keadilan di wilayah Hukum Polres Bima” tegas Kapolres.

Kapolres Kab Bima Di bawa Kepemimpinan AKBP Heru Sasongko, SIK ., harus menjaga dan secara tegas Marwah Kepolisian Republik Indonesia.

Dikesempatan yang sama, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko,S.IK. mengungkapkan bahwa “Kab Bima arah baru, gerakan baru, Nalar Baru menuju Bima Ramah, yang lebih tegas demi Indonesia Maju, menuju Polri yang Melindungi Rakyat menyanyongin dan menjadi pelayan rakyat untuk Indonesia lebih baik dan Berkemajuan
” Tambah Kapolres

Dalam penyampaiannya, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko,S.IK. atas nama Pribadi dan Institusi telah meminta maaf atas ulah anggotanya itu. “Alhamdulillah permintaan maaf kami diterima baik oleh orang tua korban”bahakan AKBP Heru Sasongko, SIK,.memastikan oknum Polantas tersebut telah ditahan Propam dan tengah diperiksa lebih lanjut. Polres Bima juga telah mendatangi langsung keluarga korban pemukulan untuk menyampaikan permohonan maaf” ucap Kapolres

Bermula dari korban yang diketahui merupakan warga Desa Tenga, Kecamatan Woha, Bima tidak dapat menunjukkan dokumen kelengkapan sepeda motornya dan berujung cekcok dengan oknum Polantas.”Kami juga mengakui terjadiNya aksi pemukulan kemarin oleh anggota kami saat pelaksanaan operasi Patuh Rinjani,” Ungkap Kapolres Kab Bima .

Sebelum meninggalkan awak media, Kapolres menghimbau bahwa “Besar Harapan agar masyarakat agar tetap mentaati semua aturan lalu lintas, karena melanggar aturan lalu lintas itu salah satu penyebab terjadinya kecelakaan yang berujung pada kerugian material, bahkan meninggal dunia inilah yang saya khawatirkan jangan sampai terjadi hal hal yang merugikan diri kita sendiri.” Tutup Kapolres

(Fen WARTAMU.ID)