Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.

MDMC PP Muhammadiyah dan STIKes Muhammadiyah Aceh Gelar Seminar Nasional dalam Rangka Peringatan Bulan PRB 2024

Seminar ini juga mendapat apresiasi dari Sumarjaya dari Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI

WARTAMU.ID, Banda Aceh – Menyambut Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2024, MDMC PP Muhammadiyah bekerja sama dengan STIKes Muhammadiyah Aceh, serta didukung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, menggelar seminar nasional bertema “Peran Komunitas dan Rumah Sakit dalam Kesiapsiagaan Bencana dan Dukungan pada Klaster Kesehatan”. Acara ini berlangsung pada Rabu (08/10/2024), secara hybrid, dengan sesi tatap muka di STIKes Muhammadiyah Aceh serta melalui platform Zoom.

Seminar ini menghadirkan sejumlah pakar dan praktisi dari instansi pemerintah, akademisi, serta profesional di bidang kebencanaan dan kesehatan. Para pemateri berbagi wawasan dan pengalaman terkait berbagai aspek mitigasi bencana, termasuk kebijakan kesiapsiagaan, peran komunitas dan rumah sakit dalam penanganan bencana, serta pentingnya peran perempuan dalam situasi darurat.

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

Dalam sambutannya, Budi Setiawan, Ketua MDMC PP Muhammadiyah, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi dalam menghadapi bencana, terutama mengenang peristiwa tsunami Aceh yang menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat Aceh. “Harus ada yang kita waspadai, namun bukan berarti kita harus berduka selamanya. Klaster kesehatan adalah elemen penting yang tidak bisa diabaikan, dan dukungan dari masyarakat serta pemerintah sangat diperlukan. Peringatan Bulan PRB menjadi pengingat bagi kita semua. Ilmu yang didapatkan di sini akan membantu kita menjadi masyarakat yang lebih tangguh terhadap bencana,” ujar Budi.

Seminar ini juga mendapat apresiasi dari Sumarjaya dari Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, yang berterima kasih kepada MDMC dan STIKes Muhammadiyah Aceh atas inisiatifnya menggelar seminar dengan fokus pada krisis kesehatan. “Setiap bulan Oktober, Peringatan Bulan PRB diperingati secara nasional untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana, khususnya di sektor kesehatan. Terima kasih kepada MDMC dan STIKes Muhammadiyah Aceh yang telah melaksanakan kegiatan bertema krisis kesehatan ini,” tambahnya.

BACA JUGA :  Lebih dari 2.000 Relawan Hadiri Jambore Nasional Muhammadiyah-‘Aisyiyah ke-3 di Tawangmangu

Hadir pula H. T. Murhadi, SKM., M.Pd., Ketua STIKes Muhammadiyah Aceh, yang berharap agar semua peserta, baik yang hadir langsung maupun daring, dapat memanfaatkan seminar ini untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi bencana. “Semoga ilmu yang diperoleh di sini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi maupun masyarakat luas, demi membangun ketangguhan dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” ucapnya.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari BNPB, MDMC, relawan bencana, tenaga kesehatan dari berbagai rumah sakit, serta mahasiswa STIKes Muhammadiyah Aceh, yang semuanya antusias mengikuti seminar dan berdiskusi tentang langkah-langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan komunitas serta fasilitas kesehatan dalam menghadapi bencana.

Dengan adanya seminar ini, diharapkan kolaborasi antara komunitas, rumah sakit, dan pemerintah akan semakin solid dalam menciptakan sistem tanggap darurat yang lebih efektif, serta meningkatkan pemahaman publik akan pentingnya kesiapsiagaan bencana di sektor kesehatan. Peringatan Bulan PRB 2024 menjadi momen penting untuk memperkuat langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan di seluruh Indonesia.