Mengenal Mustafa Kemal Ataturk, Namanya Akan Digunakan di Jalan Jakarta tapi Diprotes MUI dan PKS

Mustafa Kemal Ataturk (wikipedia.org)

WARTAMU.ID, Jakarta – Polemik nama Mustafa Kemal Ataturk yang akan diabadikan nama jalan di salah satu kota Jakarta Menuai kontroversi, Mustafa Kemal Ataturk yang pernah mengenyam pendidikan militer di sekolah menengah hingga perguruan tinggi. Pendidikan militer ini yang kemudian membentuk karakter Ataturk.

Ataturk pernah yang pernah diasingkan, namun, dalam pengasingan politiknya itu, ia terus merawat cita-citanya, untuk melakukan revolusi di Turki. Sehingga di tahun 1924, gerakan Mustafa Kemal Ataturk menghancurkan khilafah Usmani dan menggantikannya dengan republik sekuler Turki. (Sumber : Detik.com)

Perwakilan keagamaan melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah memprotes keras, atas usulan nama jalan Ataturk di Jakarta.

Pemberian nama itu, merupakan kesalahan, sebab Ataturk dipandang sebagai tokoh yang kerap merugikan kaum muslimin. Bahkan, MUI menyebut Ataturk adalah tokoh yang memiliki pemikiran menyesatkan.

Melalui wakil ketua Umum MUI, Anwar Abbas, seperti yang dikutip CNN.COM, Menyebutkan bahwa, “Jadi Mustafa Kemal Ataturk ini adalah seorang tokoh yang kalau dilihat dari fatwa MUI adalah orang yang pemikirannya sesat dan menyesatkan,” ujar Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas, Minggu (17/10).

Barometer Tokoh Islam

Banyak tokoh Islam, seperti Abu Al-Kalam Azad, Muhammad Ali, dan Shaukat Ali, yang mengecam penghancuran sistem khilafah tersebut. Namun ada pula yang memuji Ataturk sebagai tokoh yang bisa melepaskan Turki dari dogmatisme.

Ataturk yang meninggal pada 10 November 1938 dengan perubahan besar di Turki. Dia bahkan dikenal sebagai Bapak Turki yang berjasa melahirkan Turki sebagai negara modern. Tetapi di sisi lain, menyebutkan bahwa Ataturk juga dikecam, sebagai pelopor sekulerisme di dunia Islam.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *