RAGAM  

Menggali Potensi Limbah Untuk Usaha

Argya Rakha Saskara, Ananda Chelvin Nurdiyanto, Nadya Putri Arini, Nofa Suci Agustina, dan Venny Wulansari

WARTAMU.ID, Malang – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) menjadi wadah bagi para mahasiswa menyalurkan berbagai macam kegiatan positif pada  masyarakat. PMM sendiri bertujuan untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Salah satunya yang dilakukan oleh kelompok 33 gelombang 2 pada hari Minggu, 6 Agustus 2023. Dengan Dosen Pembimbing Lapangan Fika Fitriasari, SE., MM. yang beranggotakan Argya Rakha Saskara, Ananda Chelvin Nurdiyanto, Nadya Putri Arini, Nofa Suci Agustina, dan Venny Wulansari.

Daur ulang merupakan suatu tindakan yang dilakukan guna mengurangi pencemaran lingkungan. Daur ulang sampah dapat mengatasi krisis pada lingkungan yang semakin memburuk dari hari ke hari.

Di daerah Karangploso View, Malang yang dimiliki oleh ibu PKK desa ngenep ini mengelola sebagian sampah seperti limbah organik dan limbah anorganik. Seperti halnya, daur ulang plastik merupakan upaya untuk mengelola dan menggunakan plastik bekas agar dapat digunakan kembali atau diolah menjadi barang yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar dan memiliki nilai jual. Tindakan ini bertujuan untuk mengurangi dan mengatasi adanya pencemaran dan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh sampah plastik.

Pemilihan Limbah Sampah oleh PMM Kelompok 33 Gelombang 2 Universitas Muhammadiyah Malang

Dalam pemilihan sampah tersebut terdapat beberapa kendala dalam yang dialami oleh ibu-ibu PKK Karangploso View  slah satunya kurangnya informasi dalam pemilihan sampah. Oleh sebab itu Universitas Muhammadiyah Malang yang tengah menyelenggarakan kegiatan PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) menerjunkan para akademisi muda, yaitu mahasiswa, untuk turun langsung ke masyarakat untuk mengatasi problematika yang terjadi di intra masyarakat tersebut.

PMM Kelompok 33 Gelombang 2 Unversitas Muhammadiyah Malang

Sebagai tindak lanjut dari apa yang telah dijalankan sekaligus menjadi aksi nyata, PMM kelompok 33 gelombang 2 membantu memecahkan masalah tersebut dengan memberikan edukasi kepada ibu-ibu PKK terkait memilah ataupun informasi yang benar terkait mendaur ulang limbah sampah. Tentu hal itu disambut antusias oleh ibu-ibu PKK Karangploso View, dengan adanya edukasi lebih lanjut ini maka dapat membantu ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan sampah yang tidak bermanfaat menjadi barang bermanfaat. Besarnya prosentase sampah rumah tangga merupakan masalah sekaligus peluang untuk menyelesaikan masalah persampahan dari sumbernya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara melibatkan dan mengedukasi para ibu rumah tangga yang bersentuhan langsung dengan sampah rumah tangga.

BACA JUGA :  Adanya Habib Muhammadiyah