PontrenMU Daarul ‘Ulum Majenang Sukses Gelar Haflah Akhirussanah, 90 Santri Resmi Lulus

Santri akhir PontrenMu Daarul Ulum Majenang Cilacap

WARTAMU.ID, Majenang, 24 Mei 2025 – Pondok Pesantren Muhammadiyah (PontrenMU) Daarul ‘Ulum Majenang sukses menyelenggarakan Haflah Akhirussanah dan prosesi pelepasan santri kelas IX MTs dan XII MA dengan penuh khidmat dan kemeriahan pada Sabtu (24/5). Acara berlangsung di halaman pesantren dan diwarnai oleh berbagai penampilan seni sebagai bentuk apresiasi terhadap proses pendidikan para santri.

Dalam laporannya, Wakil Direktur Bidang Tarbiyah, Ustadz Haryono, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa tahun ini PontrenMU berhasil meluluskan 90 santri, terdiri dari 61 santri MTs dan 29 santri MA. Di antara para lulusan MA, sembilan santri telah diterima di perguruan tinggi ternama seperti UIN Saizu Purwokerto, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Walisongo Semarang, hingga Politeknik Negeri Cilacap.

“Beberapa santri mencatatkan prestasi luar biasa dengan diterima di dua institusi sekaligus, seperti Faiz Ubaydillah dan Iqbal Nur Fauzan. Sedangkan Qurrota A’yun, yang menjadi santriwati dengan hafalan terbanyak tingkat MA, diterima di Fakultas Tarbiyah dan Pendidikan Prodi PAI UIN Sunan Kalijaga,” tutur Ustadz Haryono, alumni Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto.

Wakil Direktur Kemahadan, Kyai Jasmadi, S.Pd.I., M.Pd., juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap capaian akademik dan non-akademik para santri. Ia menyebut beberapa nama santri berprestasi, di antaranya Nurul Hasanah dari Lumbir Banyumas (akademik MTs), Qonita Fadilah dari Cilacap Tengah (akademik MA), Muhammad Adriyansya dari Ogan Ilir (hafalan terbanyak MA putra), serta Ataya Nisrina dan Muhammad Furqon Musyafa dari Majenang yang menyandang predikat hafidz/hafidzah terbaik MTs.

Direktur dan Pengasuh Pesantren, Kyai Aly Syahbana, SE, MM., menegaskan bahwa Haflah Akhirussanah bukan sekadar momen perpisahan, melainkan momentum awal bagi para santri untuk mulai berdakwah dan berkontribusi bagi umat dan persyarikatan. “Lulusan PontrenMU harus siap mengabdi dan membawa nilai-nilai Islam ke tengah masyarakat,” ujar alumni Ponpes MWI Kebarongan Banyumas itu.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Majenang, KH. Masykur Ikhsan, S.Ag., M.Pd., juga memberikan pesan inspiratif. “Alumni PontrenMU Daarul ‘Ulum Majenang harus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Dunia menantikan kontribusi dari santri yang tercerahkan dan penuh dedikasi,” tegasnya.

BACA JUGA :  Bank BPD DIY Berikan Beasiswa CSR kepada 20 Mahasiswa UWM Yogyakarta

Ucapan syukur juga datang dari perwakilan wali santri, Bapak Ardani. Ia menyampaikan kebanggaannya atas perkembangan anak-anak selama belajar di pesantren. “PontrenMU telah membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang mampu membentuk santri berakhlak, mandiri, dan unggul secara akademik,” ungkapnya, menyitir pengalaman putrinya Qurrota A’yun.

Suasana haru menyelimuti momen pembacaan janji alumni serta lantunan lagu-lagu nasional dan Muhammadiyah, yang menurut Kepala MTs, Ustadz Drs. Bambang Yuntono, menjadi penguat identitas dan semangat juang bagi para lulusan.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars IPM. Kemeriahan Haflah juga tampak dalam beragam pertunjukan seni santri, seperti atraksi silat Tapak Suci, hadroh, tarian Arabian, duet lagu, pidato dalam enam bahasa (Indonesia, Jawa, Sunda, Arab, Inggris, Jepang), serta sambung ayat. Semua ini menjadi bukti sinergi antara karakter, kreativitas, dan keilmuan santri yang seimbang.

Kegiatan ditutup dengan doa dan harapan dari para tamu undangan, yang terdiri dari dewan guru, pimpinan Muhammadiyah, serta wali santri, sebagai bekal spiritual untuk para alumni dalam menapaki fase kehidupan berikutnya.