LazisMu Payakumbuh Salurkan Rp60 Juta Bantuan Modal Usaha bagi 23 Pelaku UMKM

Ketua LazisMu Payakumbuh, H. Elnigra Riza, Dt. Cumano, M.Si., menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai Rp60.450.000.

WARTAMU.ID, Payakumbuh — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu) Kota Payakumbuh kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat. Pada Sabtu (17/5), sebanyak 23 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menerima bantuan modal usaha sebagai bagian dari program penguatan ekonomi mustahik.

Ketua LazisMu Payakumbuh, H. Elnigra Riza, Dt. Cumano, M.Si., menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai Rp60.450.000. Dana tersebut berasal dari zakat yang berhasil dihimpun dari para muzakki dan disalurkan dalam bentuk bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima.

“Bentuk bantuannya variatif, seperti gerobak dagang, box kontainer, hingga mesin jahit. Semua ditentukan berdasarkan hasil survei dan penilaian di lapangan,” ujar Elnigra.

Ia menegaskan bahwa para penerima bantuan telah melalui proses verifikasi yang ketat dan termasuk dalam golongan mustahik, khususnya kategori miskin, sebagaimana diatur dalam asnaf zakat. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi para pelaku usaha kecil yang selama ini terbatas modal.

Elnigra juga mengimbau agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. “Kami berharap para penerima dapat mengembangkan usaha mereka dan secara bertahap keluar dari kondisi kesulitan ekonomi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Payakumbuh, Ustadz Dr. H. Irwandi Nashir, turut hadir dalam kegiatan penyaluran tersebut. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras para amil zakat LazisMu dan rasa terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya melalui LazisMu.

“Ini adalah bukti nyata peran zakat dalam memberdayakan umat. Kami juga mengajak para penerima manfaat untuk tidak hanya fokus meningkatkan usaha, tetapi juga aktif mendukung dakwah Muhammadiyah,” ujar Irwandi.

Ia menutup dengan ajakan untuk terus mengamalkan nilai-nilai Islam secara menyeluruh. “Mari bersama-sama mewujudkan amar ma’ruf nahi munkar dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Program pemberdayaan ekonomi LazisMu ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kemandirian ekonomi umat dan mengangkat harkat hidup mustahik menjadi muzaki di masa depan.

BACA JUGA :  Muhammadiyah Jabar Konsolidasi Strategi Pendidikan dan Digitalisasi di Era AI