Bupati Ayu Asalasiyah Buka Kegiatan Pembinaan Program Bangga Kencana 2025: Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Bebas Stunting di Way Kanan

WARTAMU.ID, Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri sekaligus membuka Kegiatan Pembinaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang berlangsung di Ruang Buway Pemuka Pengiran Tuha, Kamis (23/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Ayu menegaskan bahwa Program Bangga Kencana memiliki peran strategis dalam membentuk keluarga yang berkualitas, menekan angka stunting, serta mempersiapkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan produktif menuju Generasi Indonesia Emas 2045.

“Keberhasilan program ini membutuhkan sinergi lintas sektor dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus berkomitmen mendukung program BKKBN melalui berbagai kegiatan di tingkat Kecamatan dan Kampung,” ujar Bupati Ayu.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada BKKBN Provinsi Lampung atas dukungan melalui Program Quick Win dan kegiatan percepatan penurunan stunting yang telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan keluarga di Way Kanan.

Lebih lanjut, ia berharap kunjungan kerja Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi antar lembaga, sehingga pelaksanaan Program Bangga Kencana di daerah berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Semoga langkah-langkah yang kita lakukan hari ini dapat mempercepat terwujudnya keluarga tangguh, sejahtera, dan berdaya saing. Mari kita terus bergandengan tangan mewujudkan Way Kanan Mandiri dan Sejahtera menuju Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Komitmen Pemkab Way Kanan Dukung Program Bangga Kencana

Pemerintah Kabupaten Way Kanan secara konsisten mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana melalui berbagai kegiatan di tingkat kecamatan dan kampung, di antaranya:

  • Penguatan Kelompok PIK Remaja dalam pembinaan generasi muda,

  • Pendampingan keluarga berisiko stunting oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK),

  • Peningkatan kapasitas penyuluh KB dan kader masyarakat pedesaan melalui pengembangan Kampung Berkualitas (Kampung KB).

Kegiatan pembinaan ini juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga sehat, berkualitas, dan sejahtera sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Way Kanan.

Capaian Nyata Way Kanan dalam Penurunan Stunting

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara BKKBN dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk memperkuat pelaksanaan Program Bangga Kencana serta mengevaluasi capaian penurunan angka stunting.

Kabupaten Way Kanan tercatat sebagai salah satu wilayah prioritas dan contoh keberhasilan dalam penanganan stunting di Provinsi Lampung. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024, prevalensi stunting di Way Kanan turun menjadi 13,9%, lebih rendah dari rata-rata nasional (19,8%) dan turun signifikan dari 22,7% pada tahun 2023, atau berkurang 8,8 poin persen hanya dalam satu tahun.

“Capaian ini merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, penyuluh KB, hingga kader desa. Hingga 2024, sebanyak 78% dari 44.432 keluarga berisiko stunting telah mendapat pendampingan oleh 371 TPK, dengan dukungan 5 Kepala UPT KB dan 45 Penyuluh KB di lapangan,” jelas Soetriningsih.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan keluarga dan penurunan stunting hanya dapat dicapai melalui kolaborasi lintas sektor serta penerapan lima Quick Win Program Bangga Kencana, yaitu:

  1. Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING)

  2. Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA)

  3. Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI)

  4. Lansia Berdaya (SIDAYA)

  5. Super Apps Bangga Kencana

Kabupaten Way Kanan diharapkan menjadi kabupaten percontohan dalam implementasi program inovatif tersebut, dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan keluarga. Dengan 63,7% penduduk usia produktif dari total 493 ribu jiwa, Way Kanan memiliki potensi besar menghadapi bonus demografi, namun juga perlu mengantisipasi peningkatan populasi lansia sebesar 11,01% yang menandai awal fase aging population.

Penguatan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK)

Dalam kesempatan tersebut, BKKBN juga mendorong penguatan Penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) sebagai pedoman pembangunan berbasis penduduk, mencakup lima dimensi utama:

  1. Pertumbuhan penduduk yang seimbang,

  2. Kualitas sumber daya manusia meningkat,

  3. Mobilitas penduduk terkendali,

  4. Keluarga berkualitas dan berketahanan,

  5. Data kependudukan akurat untuk perencanaan pembangunan.

“Melalui komitmen bersama, diharapkan sinergi dan semangat gotong royong terus tumbuh, serta konsistensi dalam membangun keluarga yang berkualitas dan sejahtera dapat terjaga,” tambah Soetriningsih.

Sinergi Pemerintah dan Penyuluh KB di Lapangan

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kabupaten Way Kanan, Andi Oktoviandi, S.KM., M.M., dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk:

  • Menjalin sinergi antara BKKBN Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan,

  • Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan Program Bangga Kencana dan P3APPKB di lapangan,

  • Memberikan dukungan serta penguatan bagi para penyuluh KB,

  • Mengidentifikasi permasalahan dan solusi strategis dalam peningkatan capaian program keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

“Dengan kegiatan ini diharapkan terjalin koordinasi yang baik antara BKKBN Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan, serta meningkatnya motivasi dan semangat kerja penyuluh KB dalam memberikan pelayanan berkualitas kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Bidang, Pejabat Fungsional, Kepala UPT Wilayah 1 hingga 5 beserta Kepala Sub Bagian, serta seluruh Penyuluh KB di Kabupaten Way Kanan.

Dengan terlaksananya kegiatan pembinaan ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat fondasi pembangunan keluarga berkualitas, mempercepat penurunan angka stunting, dan mendukung terwujudnya Way Kanan Mandiri dan Sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA :  Bupati Way Kanan Resmikan Indoor Tenis RAS, Dorong Prestasi Atlet Daerah