DAERAH  

Hardiknas 2026, Pendidikan Bermutu Dimulai dari Guru yang Menginspirasi

Foto Hidayah, S.Pd., MM Pengawas Madrasah Tsanawiyah kecamatan Saronggi dan Bluto Saat Mengisi Acara Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta(Doc.Wartamu.id)

WARTAMU.ID,Sumenep – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi refleksi penting bagi para pendidik untuk kembali meneguhkan peran sejatinya. Hal tersebut disampaikan oleh Hidayah, S.Pd., M.M., Pengawas Madrasah Tsanawiyah Kecamatan Saronggi dan Bluto Kementrian Agama Kabupaten Sumenep Jawa Timur

Dalam pesannya, Hidayah mengajak para guru untuk tidak hanya hadir secara fisik di ruang kelas, tetapi juga menghadirkan ketulusan dan cinta dalam proses mendidik.

“Sudahkah kita sebagai guru benar-benar hadir dan mendidik dengan hati yang penuh cinta?” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, melainkan upaya membentuk karakter dan jati diri generasi bangsa. Dari ruang-ruang kelas, khususnya di madrasah, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta kesiapan untuk membawa perubahan positif di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan pemangku kebijakan dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata. Partisipasi bersama, kata dia, menjadi kunci dalam membangun sistem pendidikan yang berkeadilan.

“Pendidikan bukan hanya tentang apa yang dipelajari, tetapi tentang siapa yang sedang dibentuk. Karena masa depan bangsa sejatinya dimulai dari apa yang kita tanam hari ini,” tegasnya.

Momentum Hardiknas 2026 diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi titik tolak perubahan nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

*****

BACA JUGA :  Webinar Literasi : Kecanduan Internet: Ubah Konsumtif Menjadi Produktif