Bupati Ayu Asalasiyah Buka Musda VI LDII Way Kanan, Dorong Sinergi Menuju Daerah Mandiri dan Sejahtera

Menutup sambutannya, Bupati berharap kepengurusan LDII yang terpilih melalui Musda ini mampu menghadirkan inovasi program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

WARTAMU.ID, Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) VI Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Way Kanan Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pusiban Pemkab Way Kanan pada Rabu (22/04/2026).

Musda VI ini mengangkat tema peningkatan kontribusi LDII dalam mewujudkan Kabupaten Way Kanan yang mandiri dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2025. Selain itu, forum ini juga menjadi ajang evaluasi program kerja organisasi sekaligus penyusunan strategi ke depan.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPW LDII Provinsi Lampung H. M. Aditya, Ketua DPD LDII Way Kanan H. Sobri, Anggota DPRD sekaligus Ketua Panitia Musda Beli Arisandi, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk menunjukkan proses demokrasi internal yang sehat dan dinamis.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Way Kanan, saya menyampaikan selamat atas terselenggaranya Musda VI ini. Semoga forum ini menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang bermanfaat, baik bagi kemajuan LDII maupun bagi pembangunan daerah yang kita cintai,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, kader, dan simpatisan LDII atas kontribusi dan kerja sama yang telah terjalin dengan pemerintah daerah. Menurutnya, LDII telah menjadi mitra strategis dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari ketahanan pangan, penguatan ekonomi rakyat, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Selaras dengan visi pembangunan daerah, Bupati mengajak LDII untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta tata kelola pemerintahan yang baik.

“Cita-cita besar ini tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah sendiri. Kami memerlukan dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi kemasyarakatan sebagai pilar demokrasi. LDII memiliki peran penting dalam menjembatani aspirasi masyarakat dan mendorong kebijakan yang berpihak pada rakyat,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Bupati berharap kepengurusan LDII yang terpilih melalui Musda ini mampu menghadirkan inovasi program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA :  Pelajar SMPN 1 Blambangan Umpu Kunjungi DPRD Way Kanan, Ada Apa ?

“Mari kita terus menjalin komunikasi dan sinergi yang konstruktif dengan semangat gotong royong. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan kepada kita semua dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Way Kanan yang lebih maju dan berdaya saing,” tutupnya.

Musda VI LDII Way Kanan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran organisasi keagamaan dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.