Diduga Lakukan Pelecehan Agama, Pemuda Muhammadiyah Protes

  • Bagikan
Dokumentasi Tangkap Layar Tiktok

WARTAMU.ID, Deli Serdang (SUMUT) –Polres Deli Serdang mengamankan seorang perempuan berinisial GES yang diduga sebagai pelaku rekaman tik-tok yang isinya melecehkan agama tertentu. Tik-tok yang melibatkan beberapa perempuan muda berkerudung itu mengambila setting rekamannya di salah satu sudut Masjid Agung, Komplek Pemkab, Kota Lubuk Pakam.

Tik tok yang beredar di berbagai platform media sosial itu akhirnya menimbulkan keresahan karena menyebut-nyebut satu agama dalam kalimat yang diucapkan.

Dari peristiwa itu,  pihak Polres Deli Serdang cepat mengamankan salah seorang diantara beberapa perempuan yang ada dalam rekaman itum berinisial GES penduduk Jln KH Ahmad Dahlan, Lubuk Pakam. Polisi kuatir, bila tidak diamankan dikuatirkan akan terjadi tindakan main hakim sendiri oleh pihak yang merasa tidak senang.

Tik-tok yang berdurasi beberapa detik dan diperkirakan direkam pada 31 Oktober itu mendapat perhatian dari Majelis Ulama Indonesia Deli Serdang.  MUI kemudian mengiriamkan surat yang berisi tausyiah kepada Polres Deli Serdang untuk menjadi bahan pertimbangan kepolisian dalam menangani kasus ini.

MUI Deli Serdang dalam hal ini sudah menyampaikan surat kepada Polresta Deli Serdang mengenai Taushiyah MUI Deli Serdang Nomor : 11/DP.K.02/XI/2021 tanggal 05 Nopember 2021 beserta Lampirannya Nomor : 12/DP.K.02/XI/2021. Dalam Taushiyah MUI Deli Serdang tersebut MUI Deli Serdang cukup gamblang dalam menjelaskan mengenai Non Muslim yang memasuki masjid.

Surat MUI itu ditandatangani Ketuanya  Kiyai Amir Panatagama dan Sekretaris H. Muchlis Muchtar SE.

Pemuda Muhammadiyah Protes

Rio Alvin Kurniawan, S.Pd selaku Ketua Pemuda Muhammadiyah Deli Serdang menyampaikan protes keras atas perlakuan beberapa peremuan yang mengambilkan rekaman tidak baik di kawasan sebuah Masjid. Kata Rio,  bahwa “Perlunya pihak terkait dalam hal ini melakukan pemahaman terhadap  kalangan anak muda untuk menggunakan media sosial secara bijak. Karena, sekali saja melakukan kesalahan untuk selamanya jejak digital tidak akan pernah membohongi” pungkasnya.

Pelaku Tik-tok GES diamankan Polres Deli Serdang sampaikan Permintaan Maaf

Rio yang juga pengurus MUI Deli Serdang itu menambahkan bahwa “Untuk kedepannya hal seperti ini jangan sampai terjadi lagi. Mengingat toleransi antar umat beragama di Deli Serdang ini cukup tinggi. Mari bersama-sama kita bergandeng tangan untuk membangun Kabupaten Deli Serdang untuk menjadi yang lebih baik” tegasnya.

Media Sosial yang kerap di singkat Medsos di kalangan anak milenial sudah menjadi hal yang lumrah. Baik itu Facebook, Twitter, Instagram, Telegram, dan yang sekarang sedang di gandungi yaitu Tik Tok. Namun terkadang medsos juga banyak disalah gunakan, apakah itu secara sadar atau tidak sadar. Namun sejatinya pengguna medsos harus lebih berhati-hati dalam mengakses segala aktifitasnya media sosial.

Sejauh ini redaksi infoMu.co belum mendapatkan keeterangan hasil pemeriksaan terhadap GES yang diduga sebagai pelaku tik-tok yang menimbulkan keresahan itu. InfoMu juga sedang mencari tahu identitas GES dan pelaku lainnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.