RAGAM  

Dosen UMPRI Ajak Masyarakat Sadar Bahaya Plastik Dan Kain Perca

WARTAMU.ID, Pringsewu (Lampung) – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung (UMPRI) melaksanakan pengabdian masyarakan dengan tema “Gerakan Sadar Bahaya Plastik Melalui Pemanfaatan Kain Perca sebagai Implementasi Akhlak Terhadap Alam Semesta”. Kegiatan ini dilaksakan pada hari ahad tanggal 14 November 2021 yang dilaksana di SMP Muhammadiyah I Ambarawa Pringsewu.

Adapun tim ini terdiri dari Nurmitasari, M.Pd, Robia Astuti, M.Pd, dan Nihayati, M.Pd.I serta melibatkan empat mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika. Kegiaan ini mrupakan pengembangan dari medapatkannya hibah Riset Muhammadiyah Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Batch V tahun 2021. Dalam kegiatan ini tim PKM UMPRI melibatkan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Ambarawa sebagai mitra sebagnyak 25 orang.

Nurmitasari, M.Pd. (ketua Tim) menyampaikan bahwa PKM ini dilatar belakangi oleh banyaknya sampah kantong plastik di area sekitar lingkungan masyarakat Ambarawa dan banyaknya limbah kain perca yang belum termanfaatkan dengan baik. Oleh karena itu, tim PKM memberikan penyuluhan terkait bahaya plastik dan tutorial pemanfaatan kain perca menjadi totebag sebagai upaya untuk meminimalisir penggunaan kantong plastik.

Lebih lanjut beliau menyebutkan bahwa peserta yang didominasi kaum ibu harus bisa lebih bijak dalam menggunakan kantong plastik dalam kegiatan kesehariannya, misal kegiatan berbelanja, baik di pasar tradisional maupun di minimarket. Mengingat bahaya penggunaan kantong plastik dapat merusak alam, karena kantong plastik terurai sekitar 10-20 tahun. Bisa dibayangkan ketika setiap hari, setiap rumah tangga, menyumbang sampah plastik minimal 5 buah, berapa banyak sampah plastik yang akan menjadi sampah dan pastinya akan merusak bumi ini. Pungkas Nurmitasari dosen Prodi Matematika UMPRI ini.

Robia Astuti, M.Pd (Anggota Tim PKM) menyempaikan penggunaan totebag yang dihasilkan dari kegiatan PKM ini menjadi salah satu upaya solutif untuk mengelola sampah plastik, dimana prinsip pengelolaan sampah plastik ada 4R (Reduce, Reuse, Replace, Recycle). Sehingga sambah plastik dan kain perca tidak bersertakan dan dapat menjadi pendapatan warga masyarakat, hal ini pun di iyakan oleh Nihayati, M.Pd.I (Anggota Tim PKM).

Ketua PC NA Ambarawa Ibu Supipih Handayani yang juga peserta pada acara tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim PKM UMPRI. Beliau mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan membuat kami sangat antusias dalam mengikutinya. Kami bertekad akan menerapkan prinsip dalam pengelolaan sampah plastik yang disampaikan oleh Tim PKM dari UMPRI, karena dengan itu menjadi salah satu bukti kami mencintai bumi dan untuk kebermanfaatan kehidupan anak cucu di masa mendatang. Harapnnya kedepan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali dalam bentuk pendampingan hingga pemasaran totebag yang terbuat dari kain perca. Hal ini pasti akan berdampak pada meningkatnya produktivitas masyarakat Ambarawa secara ekonomis, pungkas Supipih Handayani.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *