RAGAM  

Pengumpulan Data UMKM di Desa Dadaprejo Oleh PMM Kelompok 59 Gelombang 7

PMM UMM Kelompok 59 Gelombang 7

WARTAMU.ID, Malang – Desa Dadaprejo, Kota Batu, Jawa Timur, telah berlangsung kegiatan pengumpulan data UMKM oleh mahasiswa/i dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 59 Gelombang 7.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu UMKM di Desa Dadaprejo dalam mengembangkan usahanya. Kami melakukan pendataan terhadap UMKM di desa tersebut.

Ketua PMM Kelompok 59 Gelombang 7, Doni Ahmad, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk membantu UMKM di Desa Dadaprejo. “Dari data yang dikumpulkan, kami akan melakukan analisis dan pembuatan Catalog berupa buku agar Pengunjung mudah/mengetahui apa saja UMKM di Desa ini.” ujar Doni.

PMM UMM Kelompok 59 Gelombang 7

Kepala Sekretaris Desa Dadaprejo, Zamzan Rahmawan L, S.E, menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh PMM Kelompok 59 Gelombang 7. “Kami berharap dengan adanya program ini, UMKM di desa kami dapat berkembang agar wisatawan mudah menemukan Kebutuhan yang di cari.” kata Zamzam.

Kegiatan pengumpulan data UMKM di Desa Dadaprejo berlangsung selama 16 hari.

Hasil Pendataan

Berdasarkan hasil pendataan, diperoleh beberapa informasi penting tentang UMKM di Desa Dadaprejo yaitu memiliki banyak kampung wisata yang memiliki potensi menarik wisatawan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk datang.

Produk unggulan di desa Dadaprejo adalah Batik Tulis, Tanaman Anggrek, Gerabah, dan Keramik.

Strategi pemasaran yang dilakukan oleh UMKM di desa ini masih tergolong tradisional, yaitu dengan cara berjualan langsung di toko atau warung.

Beberapa kendala yang dihadapi oleh UMKM di Desa Dadaprejo antara lain:

  • Kurangnya modal usaha
  • Kurangnya pengetahuan tentang strategi pemasaran
  • Kurangnya akses terhadap teknologi

PMM kelompok 59 Gelombang 7 berharap dengan adanya program ini, UMKM di Desa Dadaprejo dapat berkembang dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

BACA JUGA :  Ramadhan Kurindu