WARTAMU.ID, Bandar Lampung – Adanya sistem manajemen kebencanaan yang baik, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Lampung, menyelenggarakan Perancangan buku cerita tentang wayfinding bencana alam tsunami untuk anak, di Klinik BiMU Medika, Sukarame Bandar Lampung, Jum’at (22/10/2021).
Perancangan yang dilakukan oleh tim dosen ITERA dari program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) tersebut diikuti sebanyak 9 orang relawan MDMC Lampung ini, mengikuti kegiatan tersebut, hal ini juga melibatkan mahasiswa dari program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) sebagai fasilitator.

Dosen prodi Desain Komunikasi Visual ITERA, Putri Kholida, S.Ds., M.Ds., selaku ketua tim program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ITERA menjelaskan, “buku cerita tentang wayfinding bencana alam tsunami untuk anak, merupakan sarana yang efektif untuk pendidikan aman bencana kepada anak-anak, demi meminimalisir dampak akan bencana, khususnya bencana Tsunami.
Mengingat tingginya jumblah korban jiwa akan bencana Tsunami pada kalangan anak-anak, maka melalui acara Perancangan buku cerita tentang wayfinding bencana alam tsunami untuk anak yang diadakan Itera, maka di harapkan untuk kedepannya, anak-anak lebih muda memahami tentang pendidikan aman bencana sehingga meminimalisir akan dampak bencana Tsunami dikalangan anak-anak” jelas Putri.
Sementara itu, ketua MDMC Lampung Ahsanul Huda, S.P saat di hubungi wartamu.id bahwa MDMC Lampung merespon baik kegiatan perancangan yang diadakan ITERA, demi pendidikan yang aman dari bencana untuk anak-anak kepada MDMC Lampung.
“sebagai garda terdepan penanggulan dan aman bencana, MDMC juga membutuhkan peran Lembaga lain dalam membantu meningkatkan pendidikan aman bencana kepada masyarakat, terutama pada anak-anak, dalam kegiatan pengabdian tersebut, tim ITERA juga menyerahkan buku cerita tentang wayfinding bencana alam tsunami untuk anak, buku tersebut diharapkan dapat digunakan oleh para sukarelawan MDMC Lampung dalam mendukung peningkatan pendidikan aman bencana kepada masyarakat, khususnya anak-anak di Provinsi Lampung” tutup Ketua MDMC Lampung.