Gedung Peradaban 1 MBS Putri Taruna Krapyak Diresmikan

Gedung Peradaban 1 MBS Putri Taruna Krapyak Kota Pekalongan diresmikan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Abdul Mu'ti MEd

WARTAMU.ID, Kota Pekalongan (Jawa Tengah) – Gedung Peradaban 1 MBS Putri Taruna Krapyak Kota Pekalongan diresmikan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Abdul Mu’ti MEd pada hari ini, Minggu (27/3/2022). Selain peresmian juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung 2.

Prof Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu pembangunan MBS Taruna Putri Krapyak ini. “Saya berharap pembangunan MBS Taruna Putri Krapyak ini ke depannya dapat menjadi sarana pendidikan yang dapat meningkatkan kualitas SDM di Pekalongan dan sekitarnya,” tutur Prof Mu’ti.

Gedung Peradaban 1 MBS Putri Taruna Krapyak Kota Pekalongan diresmikan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Abdul Mu’ti MEd

Menurut Prof Mu’ti, ke depan diperlukan generasi yang kuat dan kreatif, punya kekuatan iman, kekuatan peradaban, dan kekuatan ekonomi. “Ini merupakan bagian penting dari pendidikan yang harus mengajarkan kesalehan (piety), integritas akhlak yang mulia (integrity), dan enterpeneurship,” kata Prof Mu’ti.

Lanjut Prof Mu’ti menyampaikan, pendidikan ini dimulai pada penekanan kemampuan berbahasa yakni Bahasa Arab untuk mempelajari ilmu agama, Bahasa Inggris untuk mempelajari sains modern, dan Bahasa Jawa atau daerah untuk melestarikan budaya. “Ada yang usul juga ditambahkan dialek Pekalongan, itu juga penting untuk melestarikan kebudayaan lokal. Semakin banyak bahasa yang kita kuasai semakin banyak bidang yang dapat kita akses,” tukas Prof Mu’ti.

Gedung Peradaban 1 MBS Putri Taruna Krapyak Kota Pekalongan diresmikan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Abdul Mu’ti MEd

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pekalongan, Muhamad Azmi Basyir ST MSc mengatakan bahwa ia berkesempatan diundang oleh pengurus MBS Putri Taruna Krapyak yang ketuanya kebetulan adalah gurunya ketika SMP. “Hari ini peresmian gedung dan peletakan batu pertama pembangunan gedung selanjutnya. Saya berharap bahwa ini gedung bisa memberikan manfaat luar biasa, tak hanya bagi Muhammadiyah tetapi juga masyarakat kota Pekalongan secara umum,” ujar Azmi.

Disebutkan Azmi bahwa gedung ini berdiri di atas tanah wakaf 13.000 meterĀ³, yang artinya bisa menjadi salah satu tempat untuk pusat pendidikan di Kota Pekalongan, khususnya di wilayah Pekalongan Utara yang kualitasnya baik. “Selamat atas peresmian gedung ini. Semoga lahir generasi muda yang baik, berahlakul karimah, dan bermanfaat,” pungkas Azmi.

(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *