Wabup Way Kanan, InsyAllah Tahun Depan Bisa Haji Bersama Keluarga Dari Jengkol 15 Hektar

WARTAMU.ID, Way Kanan – Selain sebagai orang nomor dua (Wabup) di Bumi Ramik Ragom, Drs. Ali Rahman, M.T rupanya adalah seorang Petani juga, hal tersebut disampaikannya pada Rabu, 9/6/2021 saat diwawancarai RRI Way Kanaan dikebun jengkol miliknya diwilayah Kecamatan Blambangan Umpu.

” Ya saya inikan selain anak dari seorang Kepala Sekolah juga seorang Petani, dan dihari wekend (Sabtu-Minggu) jika tidak ada kegiatan Dinas Pemda maka saya kekebun.
jaman dulu nanam padi 1 kaleng bisa dapat 15 kaleng, kalau sekarang ini sudah susah kalau gak kuat dan benar ngurusnya seperti dipupuk dan lain-lain”. Jelas Ali Rahman.

Kebon jengkol miliknya ini seluas 15 Hektar yang sebelumnya ditanami pohon karet, karena dari 2014 harga karet kurang bersahabat maka dibongkar dan digantinya dengan tanaman pohon jengkol yang sudah ia nikmati panen perdananya.

“Diakhir 2016 karetnya ditebang kemudian diganti bibit jengkol yang saya beli dari pekalongan dengan jarak tanam sekitar 5 meter, jadi perhektar ini isinya 400-500 batang, dan Alhamdulillah tahun kemarin (2020) sudah panen perdana dapat 12 ton dengan harga paling murah Rp. 20.000 bahkan harga jengkol bisa sampai Rp. 80.000. insyAllah panem kedua bisa untuk berangkat haji bersama keluarga”. Tambah Ali Rahman sembari bergurau pada yeni selaku pewawancara dari RRI Way Kanan.

Sebagaimana diketahui bahwa Daerah Way Kanan memiliki daerah yang luas, sehingga tiap Kecamatan memiliki kultur tanah yang beragam untuk tanam tumbuhuan diatasnya, sehingga one daerah one produk sangat tepat diterapkan guna menjaga kestabilan serta keunggulan dimasing-masing daerah tereng Ali Rahman.

“Way Kanan ini luas, jadi petaninya beragam. Misal di dapil 2 seperti Bahuga, Buay Bahuga, Bumi Agung disana kebanyakan petaninya bercocok tanam padi karena irigasi airnya lancar, Kemudian Pakuan Ratu, Negara Batin, Negeri Besar Petaninya tebu dan sawit, selanjutnya Banjit, Kasui, dan Rebang Tangkas untuk Kopi dan lada, sehingga sangat pariatif. Diwilayah Blambangan Umpu saya merekomendasikan tanaman jengkol yang bisa ditanam dipinggiran perbatasan dengan tanah orang lain sehingga petani mendapatkan hasil tambahan jika kebunnya adalah singkong, karet atau jagung, karena hasil jengkol juga lumayan menggiurkan”. Tutup Ali Rahman.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *