Membangun Karakter dan Masa Depan Melalui Peran Guru yang Kuat

Oleh : Riduan, M.Pd.I Fasilitator Program Guru penggreak Angkat 8 Balai Besar Guru Penggerak Daerah Istimew Yogyakarta

WARTAMU.ID, Humaniora – Dalam menjalankan tugas mulianya, seorang guru bukan sekadar mengajar pelajaran di kelas, tetapi juga membentuk karakter, membimbing, dan memberi inspirasi kepada generasi muda. Peran guru dalam menghadapi beragam tahap usia siswa memegang kunci penting dalam memastikan perkembangan yang holistik. Guru harus memiliki kemampuan untuk membimbing siswa menuju tujuan pendidikan yang lebih besar, bukan sekadar mengendalikan jalur dan tujuan mereka.

Ketika melihat momen-momen negatif dalam perjalanan pendidikan, terkadang peran guru terasa terpinggirkan. Namun, peran ini seharusnya menginspirasi siswa untuk berbicara dan menyuarakan perasaan mereka. Menghadapi tantangan seperti itu, diperlukan sikap peduli dan empati dari guru untuk menghadirkan rasa dihargai dalam lingkungan belajar. Siswa yang merasa dihargai akan tumbuh dengan keyakinan diri yang kuat, mampu mengambil keputusan, dan bertanggung jawab atas tindakan mereka.

Tentu saja, momen-momen positif juga tak kalah penting. Perhatian dan peduli yang ditunjukkan oleh guru memberi dorongan yang signifikan pada pembentukan kepribadian siswa. Guru yang menjadi panutan dan teladan mampu membentuk sikap positif serta memunculkan rasa memiliki nilai sebagai manusia yang berharga. Sikap ini berdampak luas, terpancar dalam interaksi siswa di berbagai lingkungan sosial mereka.

Peran guru mengendap dalam berbagai kenangan siswa, baik yang membawa dampak positif maupun negatif. Guru memiliki potensi untuk menjadi kekuatan positif yang membentuk arah hidup siswa. Menjadi teladan dengan perkataan dan perbuatan, memberikan dorongan untuk mewujudkan tujuan, serta memberi motivasi, adalah elemen-elemen penting yang dapat ditanamkan oleh guru dalam interaksi mereka dengan siswa.

Agar peran guru mampu ditingkatkan dan diperkuat, terdapat lima nilai esensial yang perlu dimiliki oleh seorang guru:

Berpihak pada Murid: Guru harus memahami kebutuhan unik setiap murid dan merancang pembelajaran yang sesuai.

Mandiri: Guru harus selalu belajar dan berinovasi untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam pembelajaran.

Kolaboratif: Kemampuan berkolaborasi dengan rekan guru dan pihak terkait menjadi kunci dalam memberikan pendidikan yang holistik.

Inovatif: Guru harus menciptakan pengalaman pembelajaran yang kreatif dan menarik agar siswa tetap termotivasi.

Reflektif: Guru perlu melakukan refleksi terus-menerus untuk memperbaiki praktik pembelajaran mereka dan mengatasi kendala yang muncul.

Sebagai seorang guru, upaya meningkatkan peran ini dapat dilakukan melalui langkah-langkah konkret seperti tes awal untuk memahami karakteristik siswa, desain pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik tersebut, penggunaan metode inovatif dan berpusat pada siswa, serta peningkatan kompetensi melalui berbagai kegiatan profesional.

Peran guru adalah investasi dalam masa depan. Dengan mendekati setiap siswa dengan perhatian, peduli, dan panduan yang tepat, guru dapat membentuk generasi yang berdaya, memiliki karakter kuat, dan siap untuk menghadapi tantangan di dunia yang terus berubah.

Oleh : Riduan, M.Pd.I
Fasilitator Program Guru penggreak Angkat 8
Balai Besar Guru Penggerak Daerah Istimew Yogyakarta

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *